- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
- Hadapi Cuaca Ekstrem, Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 polres Blitar Apel Siaga Bencana.
- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meski di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kepastian tersebut disampaikan usai gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majalengka di Kantor DPC PKB Majalengka, Minggu (05/04/2026).
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
"Keberangkatan jemaah tetap sesuai jadwal. Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
Berdasarkan jadwal, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan pada 22 April 2026, dengan proses masuk asrama haji dimulai sejak 18 April. Melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, pemerintah terus mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun pelayanan.
Sejumlah peningkatan fasilitas menjadi perhatian, di antaranya perbaikan tenda di Arafah dengan sistem pumping block, peningkatan sarana sanitasi di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), serta peningkatan kualitas hotel dan katering dengan cita rasa Nusantara.
Selain kesiapan fasilitas, aspek kesehatan dan mental jemaah juga menjadi sorotan. Jemaah diimbau menjaga kondisi fisik, menjalani ibadah dengan rasa bahagia, serta menanamkan niat untuk meraih haji yang mabrur.
Di tengah kekhawatiran publik terkait konflik di Timur Tengah, pemerintah memastikan situasi tersebut tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan ibadah haji. Koordinasi dengan otoritas Arab Saudi terus dilakukan guna menjamin keamanan jemaah.
Lebih dari sekadar ibadah, haji juga dimaknai sebagai momentum persatuan umat Islam di tengah berbagai perbedaan global.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika politik nasional maupun internasional, negara hadir memberikan kepastian dan perlindungan bagi warganya dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci. ** (Agit)
















