- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Di saat dunia diliputi ketegangan geopolitik yang memicu kecemasan banyak pihak, secercah kepastian justru datang dari daerah. Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan ibadah haji 2026 tetap berjalan. Tak ada pembatalan. Tak ada penundaan.
Kepastian itu ditegaskan langsung oleh Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, saat menghadiri bimbingan manasik haji di Pondok Pesantren Al Mizan, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH Mochamad Irfan Yusuf, memperkuat sinyal bahwa negara hadir penuh menjamin keberangkatan jemaah.
Di hadapan ratusan calon jemaah, bupati menyampaikan pesan yang menenangkan sekaligus tegas.
Baca Lainnya :
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
“Keberangkatan haji tahun 2026 ini sudah dipastikan aman. Meskipun ada dinamika global, pemerintah terus berupaya maksimal agar bapak dan ibu bisa beribadah dengan tenang.”
Kuota Naik, Harapan Menguat
Di tengah berbagai tantangan, kabar baik juga datang dari sisi kuota. Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Majalengka meningkat signifikan menjadi 730 orang, dari sebelumnya 525 orang. Meski belum menyentuh angka normal 1.120 jemaah, lonjakan ini menjadi angin segar bagi panjangnya antrean daftar tunggu.
Bukan hanya kuota, pelayanan pun diperkuat. Pemerintah daerah memastikan tiga fasilitas utama diberikan secara gratis: transportasi penuh dari rumah hingga embarkasi dan kembali lagi, konsumsi selama perjalanan, serta atribut identitas khusus berupa syal dan rompi guna menjaga kekompakan rombongan di Tanah Suci.
Jadwal Disesuaikan, Teknis Diperkuat
Dalam aspek teknis, Pemkab Majalengka juga melakukan penyesuaian jadwal. Jika secara nasional keberangkatan ditetapkan pada hari Jumat, untuk Majalengka direncanakan bergeser ke hari Senin, sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan kesiapan lapangan.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus strategi agar proses pemberangkatan berjalan lebih tertib dan optimal.
Rincian Kloter: Tahapan Menuju Tanah Suci
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M, jemaah Majalengka akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter):
Kloter 06-KJT: 441 jemaah, berangkat 25 April 2026
Kloter 23-KJT: 163 jemaah, berangkat 8 Mei 2026
Kloter 29-KJT: 52 jemaah, berangkat 13 Mei 2026
Kloter 39-KJT: 75 jemaah, berangkat 18 Mei 2026
Seluruh jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati mulai 5 Juni hingga 29 Juni 2026.
Pesan Terakhir: Jaga Kesehatan, Jaga Niat
Menutup arahannya, Bupati Eman mengingatkan bahwa kesiapan bukan hanya soal administrasi dan fasilitas, tetapi juga kondisi fisik dan mental.
Ia menekankan pentingnya mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh agar setiap tahapan ibadah berjalan lancar dan bermuara pada satu harapan: menjadi haji yang mabrur.
Di tengah dunia yang tak selalu pasti, langkah pasti justru dimulai dari Majalengka mengantar ratusan warganya menuju panggilan suci dengan keyakinan penuh. ** (Agit)

















