- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
- Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
- Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
- Kantah Kabupaten Pandeglang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK Bangun Budaya Anti Korupsi
- Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- DPRD Barito Utara Hadiri Pemakaman H Nadalsyah Koyem, Patih Herman Sampaikan Duka Mendalam
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Di saat dunia diliputi ketegangan geopolitik yang memicu kecemasan banyak pihak, secercah kepastian justru datang dari daerah. Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan ibadah haji 2026 tetap berjalan. Tak ada pembatalan. Tak ada penundaan.
Kepastian itu ditegaskan langsung oleh Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, saat menghadiri bimbingan manasik haji di Pondok Pesantren Al Mizan, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH Mochamad Irfan Yusuf, memperkuat sinyal bahwa negara hadir penuh menjamin keberangkatan jemaah.
Di hadapan ratusan calon jemaah, bupati menyampaikan pesan yang menenangkan sekaligus tegas.
Baca Lainnya :
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
- Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Ngaku PNS di Medsos, Pria Ini Diduga Bawa Kabur Scoopy Rp 24 Juta
- HUT Pemuda Pancasila ke-67 di Majalengka, Bupati Ajak Pemuda Jadi Penggerak Pembangunan
“Keberangkatan haji tahun 2026 ini sudah dipastikan aman. Meskipun ada dinamika global, pemerintah terus berupaya maksimal agar bapak dan ibu bisa beribadah dengan tenang.”
Kuota Naik, Harapan Menguat
Di tengah berbagai tantangan, kabar baik juga datang dari sisi kuota. Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Majalengka meningkat signifikan menjadi 730 orang, dari sebelumnya 525 orang. Meski belum menyentuh angka normal 1.120 jemaah, lonjakan ini menjadi angin segar bagi panjangnya antrean daftar tunggu.
Bukan hanya kuota, pelayanan pun diperkuat. Pemerintah daerah memastikan tiga fasilitas utama diberikan secara gratis: transportasi penuh dari rumah hingga embarkasi dan kembali lagi, konsumsi selama perjalanan, serta atribut identitas khusus berupa syal dan rompi guna menjaga kekompakan rombongan di Tanah Suci.
Jadwal Disesuaikan, Teknis Diperkuat
Dalam aspek teknis, Pemkab Majalengka juga melakukan penyesuaian jadwal. Jika secara nasional keberangkatan ditetapkan pada hari Jumat, untuk Majalengka direncanakan bergeser ke hari Senin, sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan kesiapan lapangan.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kehati-hatian sekaligus strategi agar proses pemberangkatan berjalan lebih tertib dan optimal.
Rincian Kloter: Tahapan Menuju Tanah Suci
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M, jemaah Majalengka akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter):
Kloter 06-KJT: 441 jemaah, berangkat 25 April 2026
Kloter 23-KJT: 163 jemaah, berangkat 8 Mei 2026
Kloter 29-KJT: 52 jemaah, berangkat 13 Mei 2026
Kloter 39-KJT: 75 jemaah, berangkat 18 Mei 2026
Seluruh jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati mulai 5 Juni hingga 29 Juni 2026.
Pesan Terakhir: Jaga Kesehatan, Jaga Niat
Menutup arahannya, Bupati Eman mengingatkan bahwa kesiapan bukan hanya soal administrasi dan fasilitas, tetapi juga kondisi fisik dan mental.
Ia menekankan pentingnya mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh agar setiap tahapan ibadah berjalan lancar dan bermuara pada satu harapan: menjadi haji yang mabrur.
Di tengah dunia yang tak selalu pasti, langkah pasti justru dimulai dari Majalengka mengantar ratusan warganya menuju panggilan suci dengan keyakinan penuh. ** (Agit)
















