- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Berikan Kuliah Umum di Hadapan Santri Lirboyo Kediri, Erick Thohir di Lirboyo Tegaskan Indonesia Butuh Prabowo Gibran

Keterangan Gambar : Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, Erick Thohir berikan kuliah umum kepada ribuan santri. Selasa, (6/2/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM, Kediri-Hadir di depan ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, Erick Thohir berikan kuliah umum kepada ribuan santri. Selasa, (6/2/2024).
Menurut pria yang juga Ketua Umum PSSI ini, situasi konflik di banyak belahan dunia, menuntut sosok pemimpin yang mampu menjaga Indonesia dalam kestabilan dan perdamaian agar tujuan akhir pembangunan bisa terwujud. Dan itu yang bisa diamanahi adalah Calon Presiden nomer urut 2 Prabowo -Gibran.
"Pembangunan butuh kestabilan. Kita tidak bisa maju, jika terus gonjang ganjing. Kuncinya ada pada generasi muda. Jika kondisi Indonesia tidak baik, maka anak-anak muda akan kena dampaknya," tuturnya.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, mengakui bahwa Menteri BUMN Erick Thohir tidak masuk ke dalam struktural TKN Prabowo-Gibran. Kendati demikian, politisi Partai Golkar tersebut mengklaim bahwa Erick Thohir tetap ada di kubu Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024 nanti.
"Tetap mendukung [Prabowo-Gibran] kok Erick Thohir itu. Tetapi ya, memang tidak masuk ke struktur saja," tuturnya didepan media di Jakarta. Jumat, (17/11/2023).
Kembali ke Erick, dirinya menyatakan situasi Indonesia yang penuh tantangan membutuhkan keberlanjutan kepemimpinan agar pembangunan yang sudah dicapai terus bergerak maju.
Dalam kegiatan di ponpes yang mengasuh sekitar 45 ribu santri itu, kuliah umum Erick Thohir juga dihadiri para pimpinan ponpes. Antara lain KH. M. Anwar Manshur, Abdulloh Kafabihi Mahrus, H. Ahmad Hasan Syukri Zamzami Mahrus, dan An’im Falahuddin Mahrus;
Oleh karena itu, Erick melanjutkan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang punya keberpihakan kepada generasi muda. Termasuk para santri dan santriwati yang menjadi bagian dari bonus demografi Indonesia.
"Jika Presiden Jokowi sudah berhasil dengan UU Pesantren dan Hari Santri, serta akan dilanjutkan dengan kenaikan 10% beasiswa pemerintah untuk pesantren, maka saya yakin perhatian serupa dan lebih besar akan diberikan oleh pemimpin berikutnya, Prabowo-Gibran. Karena itu, kita bersama mendoakan agar keberlanjutan menuju Indonesia Emas 2045 bisa dijalankan Prabowo-Gibran dengan dukungan kita semua. Setuju!" ujar Erick yang disambut tepuk tangan meriah para santri yang hadir.
Kepercayaan Erick terhadap Prabowo dan Gibran dilandasi atas keyakinan dan hati nurani bahwa Indonesia akan makin maju karena berada di tangan yang mampu menjaganya.
"Pada diri pak Prabowo, saya yakin akan keberlanjutan karena sikap negarawannya sama dengan pak Jokowi. Sedangkan, pada diri mas Gibran, serupa ketika saya percaya kepada para pemain muda di timnas senior yakni Marcelino, Pratama Arhan, Asnawi, atau Hubner, yang harus diberikan kesempatan karena mas Gibran sama dengan kalian, para santri yang merupakan generasi muda," pungkas Erick Tohir. ** Hamzah Abdillah tim









.jpg)





