- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Bakrie Amanah Bantu Desa Waringinsari Miliki Jembatan Gantung Megah Sepanjang 44 Meter

MEGAPOLITANPOS.COM, CIANJUR-- Sungguh berkah luar biasa menyambut bulan ramadan 1445 Hijriyah ini. Khususnya bagi warga Desa Waringinsari dan Desa Sindangraja di Cianjur, Jawa Barat. Mereka bangga karena jembatan gantung yang menopang perhubungan dan roda ekonomi masyarakat telah selesai direnovasi.
Kini, jembatan gantung sepanjang 44 meter telah terbentang untuk semakin mendekatkan kedua tersebut dan desa-desa sekitarnya. Jembatan gantung kolaborasi antara Bakrie Amanah, Sonam Group & Sasaka Indonesia itu mulai direnovasi pada Desember 2023, dan baru saja diserah terimakan.
Jembatan yang disebut sebagai Jembatan untuk Negeri sudah dimanfaatkan oleh warga kedua desa, terutama untuk meningkatkan sektor perekonomian.
Baca Lainnya :
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Kepercayaan Publik Melejit, Lazismu Depok Raup Rp1,43 Miliar Dana ZIS Selama Ramadhan
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Bazar Peduli Ramadhan di Majalengka Diserbu Warga, Sembako hingga Pakaian Murah Laris Manis
Sejak pertama kali dibangun 22 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2002, jembatan yang dikenal masyarakat setempat sebagai Jembatan Leuwimunding itu menjadi satu - satunya akses yang bisa dilewati untuk aktivitas perekonomian setiap harinya. Hal ini yang menjadikan akses jembatan ini menjadi sangat penting posisinya.
Menurut Kepala Desa Waringinsari, Nadir Muharam Abdurahman, aktivitas mayoritas masyarakat Desa Waringinsari berprofesi sebagai petani dan hasilnya akan dijual ke Kabupaten Sukabumi yang berada di seberang. Akses terdekat untuk menjual hasil tani masyarakat di sini adalah di Kabupaten Sukabumi. Jika tidak, masyarakat harus menempuh hampir 3 jam untuk bisa sampai di Kecamatan Takokak, Kab. Cianjur.
"Ini yang menyebabkan masyarakat di sini lebih memilih menjual hasil taninya ke Kabupaten Sukabumi," kata Nadir.
Sejak pertama kali dibangun jembatan tersebut belum pernah direnovasi sehingga kondisinya semakin membahayakan.
"Jadi sudah lama masyarakat Desa Waringinsari mengusahakan agar jembatan ini bisa direnovasi agar lebih aman," jelas Nadir.
Nadir bangga dengan perjuangan masyarakat desanya dalam merenovasi jembatan.
"Memang sudah banyak pihak yang mensurvei jembatan ntuk bisa direnovasi. Tapi memang mungkin saat itu masih belum menjadi rezekinya kami Desa Waringinsari sehingga renovasi jembatan pun belum bisa terlaksana," cerita Nadir.
Perjuangan Nadir dan warga desanya mulai membuahkan hasil ketika mereka mulai menuliskan keinginannya di sosial media, sehingga bahkan menjadi viral.
"Alhamdulillah doa kami dikabulkan oleh Allah SWT, di mana kami dipertemukan dengan Bakrie Amanah dan juga Sasaka Indonesia,” ujar Nadir.
“Atas nama masyarakat Desa Waringinsari, kami mengucapkan terima kasih kepada Bakrie Amanah atas respon baiknya kepada warga di sini. Semoga ini menjadi jalan keberkahan untuk semuanya agar bisa lebih bermanfaat lagi,” terang Nadir.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)


.jpg)
.jpg)












