- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
.jpg)
Keterangan Gambar : Produsen tempe
Jakarta, — Produk tempe Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di kancah internasional. Produsen dalam negeri berhasil mengamankan kontrak ekspor ke Chile senilai USD 125.000 atau sekitar Rp2,1 miliar.
Kerja sama strategis ini terjalin antara PT Azaki Food International dan perusahaan pangan asal Chile, OM SpA. Penandatanganan kesepakatan dilakukan di kantor Indonesia Trade Promotion Center Santiago pada Rabu (1/4/2026).
Baca Lainnya :
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
- PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh, Fokus Dukung Masyarakat Prasejahtera dan UMKM
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata pemanfaatan perjanjian dagang Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement.
“Kerja sama ini diharapkan mendorong peningkatan ekspor sekaligus memperkuat promosi produk Indonesia di pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala ITPC Santiago, Indah Fajarwati Bachter, menjelaskan bahwa Chile akan menjadi pintu masuk strategis bagi ekspansi tempe Indonesia ke kawasan Amerika Latin.
Pada tahap awal, kolaborasi difokuskan pada penguatan distribusi, peningkatan visibilitas produk, serta pengembangan jaringan mitra bisnis di Chile. “Ke depan, peluang ekspansi ke negara-negara Amerika Latin lainnya sangat terbuka,” katanya.
Dalam kerja sama ini, OM SpA akan berperan sebagai mitra distribusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan merek, promosi, pemenuhan regulasi, hingga pengembangan jaringan bisnis di tingkat lokal.
Direktur OM SpA, Bojan Urbancic, menilai tempe memiliki potensi besar di pasar Chile, seiring meningkatnya tren konsumsi makanan sehat berbasis nabati.
“Kami optimistis tempe dapat diterima sebagai produk bernutrisi tinggi di pasar Chile,” ujarnya.
Duta Besar RI untuk Chile, Vedi Kurnia Buana, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Amerika Latin. “Chile memiliki posisi strategis sebagai hub untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Sebagai informasi, PT Azaki Food International merupakan produsen tempe yang telah mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, hingga Amerika Serikat.
Dengan tren global yang terus mengarah pada konsumsi makanan sehat, tempe Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas pasar internasional dan memperkuat posisinya sebagai produk unggulan berbasis nabati.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)











