- Empat Alumni API BPSDMP Banyuwangi Jadi Pegawai Bandara Haneda Jepang
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
- Dialog Nasional Ekonomi Biru 2026, Media Daerah Jadi Penggerak Narasi Pembangunan
- Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
- Demi Perbaikan Sistem Klaim Asuransi, Pemohon Ajukan Uji Pasal 304 KUHD di MK
- 40 Hari Wafatnya Alvaro, Kapolres Jaksel Melalui Kapolsek Pesanggrahan Terus Beri Trauma Healing dan Bantuan
- Manfaatkan Lumpur Banjir, Kapolda Aceh Serahkan Ribuan Karung Tanam Untuk Masyarakat Aceh Tamiang
- Bupati Shalahuddin Dorong Pendidikan Digital SMPN 1 Benangin Terima Laptop dan Starlink
- Pemancangan Tiang Listrik, Bupati Barito Utara Ajak Warga Jaga Fasilitas Bersama
- Akses Listrik Diperluas, Pemkab Barito Utara Dorong Pemerataan Pembangunan Desa
Acara Ruwatan dan Tasyakuran Pemdes Panggungasri Satukan Adat Budaya dan Agama

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai bentuk manivestasi menjaga keragamaan adat budaya warisan leluhur, Pemerintahan Desa Panggungasri Kecamatan Panggungrejo menggelar unjuk syukur ngalab berkah kepada sang pencipta dengan menggelar acara tasyakuran dan murwokolo ruwatan memohon keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa pada malam jumat legi tanggal 17 juli 2025.
Kepala Desa Panggungasri Joko Arnawan menuturkan, kegiatan ini selain dimaknai sebagai bentuk menjaga kelestarian adat budaya, persatuan dalam kebhinekaan beragama juga lebih utama adalah memohon berkah barokah keslamatan rezeki dan desa panggungasri agar menjadi desa yang masyarakatnya gemahripah lohjinawi, toto titi tentrem kerto raharjo.
"Ini adalah bagian tanggungjawab generasi muda dalam menjaga kelestarian adat budaya warisan leluhur, agar tidak lekang ditelan peradaban moderen, dan menjag kerukunan umat beragama di desa Panggungasri yakni umat Islam dan Kristen," kata Joko Arnawan.
Baca Lainnya :
- Empat Alumni API BPSDMP Banyuwangi Jadi Pegawai Bandara Haneda Jepang
- Usung Isu Kekerasan Perempuan, Film Tolong Saya DOWAJUSEYO Siap Tayang Akhir Januari 2026
- Dialog Nasional Ekonomi Biru 2026, Media Daerah Jadi Penggerak Narasi Pembangunan
- Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
- Demi Perbaikan Sistem Klaim Asuransi, Pemohon Ajukan Uji Pasal 304 KUHD di MK
Disampaikan pula oleh Kepala Desa Panggungasri bahwa, pelestarian budaya ruwatan di Kabupaten Blitar sebagai upaya menjaga identitas bangsa.
"Budaya ruwatan adalah salah satu warisan leluhur yang sangat berharga. Ini bukan sekadar upacara adat, tetapi sebuah simbol dari kearifan lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan melestarikan budaya ruwatan, kita turut menjaga identitas bangsa kita,"tutur orang nomor satu di pemerintahan desa Panggungasri.
Menurut Joko Kades Panggungasri, melalui kegiatan ini, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi ruwatan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ruwatan tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mengandung pesan moral dan spiritual yang kuat. Nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur adalah bagian penting dari tradisi ini," tandasnya.

Joko juga menekankan peran penting ruwatan dalam memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat yang semakin modern.
Di era perkembangan zaman yang serba cepat ini, kita sering kali melupakan akar budaya kita sendiri. Melalui ruwatan, kita dapat memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan, serta mengingatkan kita akan pentingnya menjaga tradisi dan budaya,"jlentrenya.
Selain itu, masih disampaikan olej Kepala Desa Panggunhasri implementasi pelestarian budaya ruwatan juga dapat mendukung sektor pariwisata di Kabupaten Blitar, selain juga mengangkat tumbuh kembang pegiat UMKM masarkan prodok olahan lokal.
Pemerintahan desa Panggungasri rutin menggelar ruwatan dan tasyakuran. "Hal tersebut sangat luar biasa, bisa menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus menguri-uri budaya bangsa," pungkasnya.(za/mp)
















