- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
22 Hari Drama Penyanderaan, Susi Air Berharap OPM Segera Bebaskan Sandera Capt Phillip Mark Mehrtens

Keterangan Gambar : Konferensi pers management Susi Air ,Rabu(1/3/2023)
Megapolitanpos.com, Jakarta- Tepat 22 hari sejak terjadinya peristiwa pembakaran pesawat Susi Air dan Penyanderaan Pilot Capt Phillip Mark Mehrtens yang dilakukan Kelompok yang mengaku sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Management Susi Air menyampaikan sejumlah hal sebagai berikut
1. Dengan kerendahan hati, kami meminta maaf kepada masyarakat Papua secara umum karena akibat kejadian pembakaran pesawat dan penyanderaan pilot telah berdampak kepada operasional pesawat Susi Air.
Baca Lainnya :
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda
- Erick Thohir: Garuda di Dadaku Ajarkan Generasi Muda Pentingnya Kebersamaan dan Kerja Sama
Sebanyak hampir 40 persen operasional Penerbangan di Papua terhenti. Secara spesifik, sebanyak 70 persen operasional penerbangan jenis Porter menjadi terhenti. Hal ini berdampak sejumlah tempat yang selama ini dilayani penerbangan perintis aksesnya menjadi terputus,
2. Dengan kejadian pembakaran pesawat dan penyanderaan terhadap Pilot Susi Air, Capt Phillip Mark Mehrtens, kami percaya bahwa Pemerintah Pusat, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dewan Gereja, Tokoh Adat terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan Pilot yang disandera. Atas upaya yang terus dilakukan tersebut, kami mengucapkan terimakasih dan sangat berharap upaya tersebut mendapatkan hasil yang positif untuk keselamatan dan kebebasan Capt Phillip Mark Mehrtens,
3. Sebagai perusahaan penerbangan perintis, kami meyakini Capt Phillip Mark Mehrtens adalah seorang professional yang baik dan berintegritas. Bahkan kami menilai, Capt Phillip merupakan salah satu pilot terbaik yang dimiliki oleh Susi Air.
" Sekali lagi kami menghimbau kelompok penyandera untuk membebaskan Capt Phillip Mark Mehrtens agar ia bisa kembali berkumpul dengan keluarganya. Kami selalu berharap ia kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, TNI, Polri, Pemerintah
Daerah, Dewan Gereja, Tokoh Adat terus berupaya melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan Pilot yang disandera." Ungkap Susi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu(01/03/2023). (ASl/Red/MP).
















