- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
200 Pegiat Medsos dan Komunitas Ikuti Sosialisasi Pilkada Agar Turut Melakukan Pengawasan Pemilu 2024

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar– Peran media sosial dan komunitas disadari sangat berperan melakukan pengawasan penyelenggaraan Pemilukada 2024, untuk itu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blitar, hari ini Rabu (09/10/24).
Gelaran acara sosialisasi pengawasan Pilkada 2024 ke kalangan komunitas dan penggiat media sosial di Kabupaten Blitar yang diikuti oleh 200 orang peserta.
Dalam kegiatan yang digelar satu hari bertempat di wahana wisata Kampung Coklat desa Plosorejo Kecamatan Kademangan saat itu Bawaslu mengajak kepada 200 penggiat media sosial dan perwakilan berbagai komunitas berperan aktif selama Pilkada berlangsung.
Baca Lainnya :
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
Acara dibuka oleh Komisioner Bawaslu Jaka Wandira dan Kasipidum Kejaksaan Kabupaten Blitar Robert Setiawan, menghadirkan narasumber Triyono Al Fattah, mantan komisioner Bawaslu Kabupaten Trenggalek 2018-2024 dan Edy Saputra, mantan komisioner KPU Kabupaten Blitar 2018-2023 yang juga mantan wartawan Surya.
Komisioner Bawaslu Jaka Wandira dalam kata sambutan mengatakan acara sosialisasi pengawasan ini memang sudah diagendakan oleh Bawaslu, karena media sosial saat ini sudah merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga peran media sosial dalam pengawasan Pemilu sangat penting.
Untuk itu, dia mengharapkan kerjasama dan peran aktif dari penggiat media sosial di Kabupaten Blitar untuk melakukan pengawasan Pilkada.
Menurut Jaka, Pilkada di Kabupaten Blitar saat ini sudah memasuki masa kampanye. Sehingga memerlukan peran serta dan peran pengawasan dalam pelaksanaan kampanye.
“Kalau dalam Pilpres dan Pemilu legislatif, para calon relatif jauh dari kita. Sedang dalam Pilkada ini, para calon yang akan kita pilih merupakan orang-orang di sekitar kita yang kita kenali sehari-hari,” ujar Jaka.
Jaka juga menekankan, Pilkada Kabupaten Blitar 2024 merupakan proses demokrasi yang penting karena Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Blitar akan berakhir pada 2025. RPJP saat ini merupakan hasil dari pembahasan tahun 2000.
Sehingga, siapa pun paslon yang akan menang pada Pilkada nanti yang akan menulis RJPP yang akan berlaku pada 2025-2050.
“Jadi Pilkada Kabupaten Blitar 2024 ini sangat penting dan strategis, karena tidak hanya bernilai 5 tahun, tapi Pilkada untuk 25 tahun mendatang,” tutup Jaka. (za/mp)
















