Breaking News
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
Warga Keluhkan Bau Menyengat Diduga Dari PT Cing Khai Lie

MEGAPOLITANCOM, Kabupaten Tangerang - Warga Desa Pisangan Jaya mengeluhkan bau menyengat diduga keluar dari tungku penyulingan PT Cing Khai Lie yang terletak di Kampung Sarakan desa Sukasari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, yang memproduksi limbah B3 menjadi minyak diesel. Salah satu warga Pangedagan yang terkena dampak Arif, Jum'at (22/04/2022) mengatakan, pada saat pabrik sedang melakukan produksi baunya sangat menyengat. "Bau yang tercium bahkan sampai membuat sesak nafas, saya kawatir bisa membahayakan sisi keluarga dan warga lainnya, saya berharap pihak Perusahaan dapat mendengar keluhan warga dan jangan acuh atau abai, karena warga sangat kawatir dampak buruk terhadap kesehatan," ujarnya. Arif juga mengatakan beberapa perwakilan warga sekitar 10 orang Kamis malam tanggal 21 April 2022 mendatangi lokasi pabrik PT. Cing Khai Lie, pada pertemuan tersebut warga menyampaikan keluhannya, dan bertemu Jamal yang mengaku sebagai Humas PT Cing Khai Lie dan diarahkan untuk datang lagi kembali Jumat pagi (hari ini Red.). Dede dari pihak staf PT Cing Kai Lie saat di temui mengakui bau, cuma sebentar hanya buang gas saja. "Paling semenit, tidak sampai Berjam jam atau berhari-hari, uji emisi juga sudah dilakukan oleh Dinas LH," ujarnya. Dede juga menambahkan untuk masalah izin semuanya lengkap dari Dinas LH sampai Kementerian. Dede juga mengatakan untuk lebih jelas lagi dan solusinya seperti apa silakan temui Jamal sebagai Humas perusahaan. "Nanti ketemu aja dengan pak Jamal dia Humas Perusahaan kami, karena saya cuma staf biasa tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut," pungkasnya. Pada saat di lokasi beberapa wartawan mencium aroma bau yang menyengat yang terbawa angin dari lokasi pabrik.












.jpg)




