Breaking News
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Warga Keluhkan Bau Menyengat Diduga Dari PT Cing Khai Lie

MEGAPOLITANCOM, Kabupaten Tangerang - Warga Desa Pisangan Jaya mengeluhkan bau menyengat diduga keluar dari tungku penyulingan PT Cing Khai Lie yang terletak di Kampung Sarakan desa Sukasari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, yang memproduksi limbah B3 menjadi minyak diesel. Salah satu warga Pangedagan yang terkena dampak Arif, Jum'at (22/04/2022) mengatakan, pada saat pabrik sedang melakukan produksi baunya sangat menyengat. "Bau yang tercium bahkan sampai membuat sesak nafas, saya kawatir bisa membahayakan sisi keluarga dan warga lainnya, saya berharap pihak Perusahaan dapat mendengar keluhan warga dan jangan acuh atau abai, karena warga sangat kawatir dampak buruk terhadap kesehatan," ujarnya. Arif juga mengatakan beberapa perwakilan warga sekitar 10 orang Kamis malam tanggal 21 April 2022 mendatangi lokasi pabrik PT. Cing Khai Lie, pada pertemuan tersebut warga menyampaikan keluhannya, dan bertemu Jamal yang mengaku sebagai Humas PT Cing Khai Lie dan diarahkan untuk datang lagi kembali Jumat pagi (hari ini Red.). Dede dari pihak staf PT Cing Kai Lie saat di temui mengakui bau, cuma sebentar hanya buang gas saja. "Paling semenit, tidak sampai Berjam jam atau berhari-hari, uji emisi juga sudah dilakukan oleh Dinas LH," ujarnya. Dede juga menambahkan untuk masalah izin semuanya lengkap dari Dinas LH sampai Kementerian. Dede juga mengatakan untuk lebih jelas lagi dan solusinya seperti apa silakan temui Jamal sebagai Humas perusahaan. "Nanti ketemu aja dengan pak Jamal dia Humas Perusahaan kami, karena saya cuma staf biasa tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut," pungkasnya. Pada saat di lokasi beberapa wartawan mencium aroma bau yang menyengat yang terbawa angin dari lokasi pabrik.












.jpg)




