- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
- Wakil Ketua I DPRD H. Benny Siswanto Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Silaturahmi
- Jalin Silaturahmi Antara Legislatif dan Pemerintah, Politisi PKB Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT Ke-81 RI
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
Wamen UMKM Apresiasi Muhammadiyah Jogja Expo 2025 Perkuat Kapasitas Wirausaha

Keterangan Gambar : WamenUMKM Helvi Moraza
MEGAPOLITANPOS.COM, Yogyakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mengapresiasi penyelenggaraan Muhammadiyah Jogja Expo #4 2025 dan menyebut para pengusaha UMKM sebagai sosok pejuang kemanusiaan.
Wamen Helvi saat menghadiri Muhammadiyah Jogja Expo #4 2025 di Yogyakarta, Minggu (14/9), juga mengapresiasi para pengusaha UMKM yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi bangsa ini.
"Hasil kerja UMKM itu menyukseskan misi penting dalam hidup yakni mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Helvi.
Baca Lainnya :
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
Guna mencapai hal tersebut, Helvi menekankan, UMKM harus bisa menjaga kualitas produk dan berhubungan baik dengan konsumen.
Selain itu, Wamen melanjutkan, UMKM harus memiliki kedisiplinan waktu, mau berinovasi, serta berani beradaptasi dengan perubahan di era digital.
"Menjaga loyalitas dengan konsumen itu syarat mutlak untuk keberlanjutan usaha. Integritas kejujuran dengan menjaga kualitas produk juga penting agar usaha bisa bertahan dalam jangka waktu panjang," tutur Helvi.
Sebagai langkah mendukung hal tersebut, Helvi mengungkapkan, pemerintah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pengusaha UMKM. Tercatat, KUR sebanyak Rp3,3 triliun telah disalurkan kepada 63.493 pengusaha UMKM se-DIY.
Pemerintah melalui Kementerian UMKM juga memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan kemudahan perizinan, akses permodalan, pelatihan dan pendampingan, serta memberikan fasilitas pemasaran dan digitalisasi.
"Kami percaya dengan dukungan yang tepat, UMKM kita bisa naik kelas, maju, dan berdaya saing," kata Helvi.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen UMKM Helvi juga mengapresiasi kerja sama Muhammadiyah dan Pemerintah DIY dalam mengembangkan wirausaha di Yogyakarta.
Ke depan, dia berharap UMKM dapat semakin berkembang berkat kolaborasi lintas instansi antara kementerian, pemerintah daerah, perbankan, organisasi, dan perguruan tinggi.
"Mari bersama kita wujudkan wirausaha tangguh, UMKM tumbuh, Indonesia maju," tegas Helvi.
Sementara itu, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Riduwan menambahkan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Hal ini sesuai hasil studi yang menunjukkan UMKM punya ketahanan luar biasa saat terjadi gejolak ekonomi.
"Kelincahan ini menunjukkan UMKM bisa lebih sustainable dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Riduwan.
Riduwan menambahkan, pihaknya ingin fokus memberikan kontribusi positif terhadap kemandirian ekonomi Indonesia sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah.
Upaya Kementerian UMKM, Pemerintah DIY, dan Muhammadiyah dalam mengembangkan wirausaha turut mendapat apresiasi dari pengusaha UMKM yang mengikuti Muhammadiyah Jogja Expo #4 2025.
Titin Kusnawati, pemilik UMKM Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Nyoss, merasa kehadiran Wamen UMKM Helvi Moraza menjadi wujud dukungan pemerintah bagi UMKM dari DIY dan sekitarnya.
"Pak Wamen Helvi menyampaikan bahwa Pemerintah siap memfasilitasi UMKM terutama terkait pembiayaan dan pendampingan. Alhamdulillah pemerintah sangat mendukung perkembangan UMKM," katanya.
Titin berharap, kolaborasi pemerintah dan pihak terkait mampu menguatkan UMKM sehingga mengantarkan kesejahteraan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup rumah tangga rakyat Indonesia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















