- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Wamen ATR/BPN Tinjau Inovasi MEMBARA di Kosambi, Membumikan Layanan Pertanahan Hingga Ujung Daerah

Keterangan Gambar : Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Rabu, (22/07/2025)
MEGAPOLITANPOS.COM Kabupaten Tangerang - Tepatnya tanggal 22 Juli 2025, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, untuk melihat langsung aksi nyata inovasi layanan pertanahan keliling yang diinisiasi Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang — MEMBARA, (Mendekat Merapat Bersama Rakyat).
Program ini menjadi bentuk kehadiran negara yang benar-benar turun kaki ke tanah, menghadirkan pelayanan pertanahan secara langsung ke tengah masyarakat, terutama di wilayah-wilayah terjauh yang sulit dijangkau.
Di sela-sela peninjauan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Yayat Ahadiat Awaludin, menjelaskan langsung kepada Wamen ATR/BPN mengenai latar belakang lahirnya inovasi ini. Ia menyampaikan bahwa luas wilayah Kabupaten Tangerang yang mencapai lebih dari 95 ribu hektar, terbentang di 29 kecamatan, 28 kelurahan, dan 246 desa, menuntut cara kerja baru yang tidak bergantung pada ruang kantor semata.
Baca Lainnya :
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi

“Bukan masyarakat yang datang ke kami, tapi kami yang harus hadir di tengah mereka,” ujar Yayat sambil menunjukkan titik-titik lokasi layanan keliling yang telah dijalankan dalam program MEMBARA.
Wamen ATR/BPN mengapresiasi langkah progresif ini sebagai perwujudan nyata dari semangat reformasi birokrasi. Menurutnya, inovasi seperti MEMBARA adalah bentuk keberpihakan birokrasi kepada masyarakat kecil yang seringkali berada di luar jangkauan sistem.
“Kita tidak boleh menunggu rakyat datang. Kita yang harus mendekat, merapat, dan melayani. MEMBARA adalah contoh yang harus ditiru,” tegas Wamen dengan penuh penghargaan.
Apresiasi yang sama juga datang dari perwakilan Ombudsman Republik Indonesia dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, yang menilai program ini sebagai bukti hadirnya layanan publik yang responsif dan humanis.

Dari balik panasnya tenda pelayanan di lapangan, dari sapaan warga pesisir dan desa-desa pelosok, semangat MEMBARA menyala: menyatukan birokrasi dan rakyat tanpa sekat, dengan pelayanan yang tidak lagi menunggu, tapi menjemput.
Karena bagi Kantah Kabupaten Tangerang, inovasi bukan soal teknologi canggih—tapi tentang keberanian untuk lebih dekat dan lebih peduli. ** (Nan)

















