- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
UMKM Asal Bali Ini Sukses Ekspor Produknya Hingga ke AS Berkat Bantuan BNI

Keterangan Gambar : Kadek Surya Prasetya Wiguna
MEGAPOLITANPOS.COM, Bali- Dari Bali hingga ke luar negeri. Mungkin kalimat itu cocok disematkan kepada Kadek Surya Prasetya Wiguna. Pria asal Bali ini sukses memasarkan produknya hingga ke luar negeri yaitu Malaysia, Singapura, Jepang, Qatar, New Zealand, hingga Amerika Serikat (AS).
Melalui PT Cau Coklat Internasional, Kadek Surya memulai bisnisnya dengan memproduksi cokelat rumahan. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang cokelat, agrowisata dan distributor asal Bali ini didirikan sejak tahun 2014.
Awalnya, UMKM ini hanya memproduksi cokelat dan bisnis agrowisata, di tahun 2018, bisnisnya berkembang sebagai distributor produk selain cokelat. UMKM yang dikelola Kadek Surya ini berhasil memproduksi cokelat dengan kapasitas hingga dua ton per hari.
Baca Lainnya :
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- Transformasi BRAVE Dorong Pertumbuhan BNI Lampaui Industri Perbankan
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
“Karena produksi terus meningkat, kami bekerja sama dengan partner di Surabaya untuk memproduksi cokelat dan membangun gudang penyimpanan yang memadai di daerah Seminyak dan Tabanan, Bali,” ujarnya.
Kadek Surya menyebutkan, dengan jumlah produksi yang tinggi, ia mencoba memasarkan produknya melalui berbagai sistem pemasaran mulai dari toko oleh-oleh seperti Krisna Oleh-oleh, Keranjang Bali, Transmart, Coco Mart, hingga Duty Free di bandara. Sementara untuk bisnis agrowisata, penjualan dilakukan melalui agen wisata dengan target wisatawan domestik dan mancanegara.
Menurutnya, bisnisnya tak akan sukses hingga saat ini tanpa bantuan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI, Kadek Surya bisa terus meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Saat ini, Cau Coklat Internasional telah memiliki tenaga kerja lebih dari 150 orang baik di produksi maupun di marketIng dan office. Ke depannya, Kadek Surya berharap, bisnisnya terus meningkat dengan jangankauan pasar yang lebih luas.
“Terima kasih kepada BNI atas dukungan pendanaannya dan semoga bisnis kami terus berkembang menjadi lebih sukses,” kata Kadek Surya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi mengapresiasi kinerja BNI yang telah mengantarkan UMKM lokal bisa memperkenalkan produknya hingga ke pasar global. Hal tersebut semakin menunjukkan eksitensi BNI sebagai bank nasional berkelas internasional yang layak diapresiasi.
“UMKM Cau Coklat ini salah satu bukti nyata keterlibatan BNI dalam menyukseskan pelaku bisnis lokal untuk bisa bersaing di pasar global,” ucap Fathan.
Menurutnya, BNI sebagai bank milik negara yang diberi mandat oleh pemerintah untuk membantu mengembangkan UMKM di Indonesia melalui Xpora perlu didukung eksistennya agar terus memberikan manfaat kepada para pelaku UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas bisnisnya di luar negeri.
“Kami sangat mengapresiasi BNI atas kontribusinya terhadap perkembangan UMKM di Indonesia,” pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)















