- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
TMMD ke-124 Bangun Jembatan, Curhat Warga Antar Anak Sekolah Lebih Dekat

MEGAPOLITANPOS.COM Infrastruktur jalan maupun jembatan merupakan kebutuhan masyarakat yang vital dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian, khususnya masyarakat di pedesaan.
Tentu saja, karena dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang bagus, transportasi barang dan jasa akan lebih lancar serta membuka akses ke pasar yang lebih luas bagi petani dari hasil buminya dan para pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Hal itu akan terwujud dalam waktu dekat ini bagi masyarakat Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tepatnya warga Desa Silebu dan Suka Jadi.
Baca Lainnya :
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
Saat ini, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0602/Serang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tengah membangun jembatan di wilayah tersebut.
Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter dapat menghubungkan antara Desa Silebu dan Suka Jadi. Tidak sedikit warga yang antusias membantu proses pembangunan jembatan tersebut bersama TNI.
Curhat warga Desa Silebu, Nuraeni, meyakini bakal merasakan dampak pembangunan jembatan di desanya.
Karena sebelumnya, adanya jembatan warga harus memutar jalan jika hendak ke antar desa tersebut dengan jarak 3 sampai 5 kilometer, namun setelah jembatan jadi, kemungkinan berjarak hanya 541 meter.
"Dulu sebelum ada jembatan, kita kalau mau ke arah Batu Belah, Nyapah harus muter ke arah Suka Maju ke Baru Belah. Nanti kalau jembatan jadi, lebih enak nganter anak sekolah di SDN Nyapah lebih dekat dari sini. Bersyukur jalan dan jembatan dibangun, lebih dekat lebih enak kita," ucap Nuraini saat ditemui di lokasi yang tengah mengasuh anak balitanya.
Sekadar diketahui, pembangunan jembatan merupakan bagian dari Program TMMD ke-124 yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah pedesaan. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat akan lebih mudah.
Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Arm Oke Kistianto, mengatakan jembatan ini dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
"Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan perekonomian warga," ujarnya.
Letkol Arm Oke Kistianto menargetkan pembangunan jembatan ini bisa rampung dalam waktu dekat agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
"Semoga berdampak terhadap perekonomian masyarakat meningkat," ucapnya. ** (Nan)

















