- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
TMMD ke-124 Bangun Jembatan, Curhat Warga Antar Anak Sekolah Lebih Dekat

MEGAPOLITANPOS.COM Infrastruktur jalan maupun jembatan merupakan kebutuhan masyarakat yang vital dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian, khususnya masyarakat di pedesaan.
Tentu saja, karena dengan infrastruktur jalan dan jembatan yang bagus, transportasi barang dan jasa akan lebih lancar serta membuka akses ke pasar yang lebih luas bagi petani dari hasil buminya dan para pengrajin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Hal itu akan terwujud dalam waktu dekat ini bagi masyarakat Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tepatnya warga Desa Silebu dan Suka Jadi.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
Saat ini, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0602/Serang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tengah membangun jembatan di wilayah tersebut.
Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter dapat menghubungkan antara Desa Silebu dan Suka Jadi. Tidak sedikit warga yang antusias membantu proses pembangunan jembatan tersebut bersama TNI.
Curhat warga Desa Silebu, Nuraeni, meyakini bakal merasakan dampak pembangunan jembatan di desanya.
Karena sebelumnya, adanya jembatan warga harus memutar jalan jika hendak ke antar desa tersebut dengan jarak 3 sampai 5 kilometer, namun setelah jembatan jadi, kemungkinan berjarak hanya 541 meter.
"Dulu sebelum ada jembatan, kita kalau mau ke arah Batu Belah, Nyapah harus muter ke arah Suka Maju ke Baru Belah. Nanti kalau jembatan jadi, lebih enak nganter anak sekolah di SDN Nyapah lebih dekat dari sini. Bersyukur jalan dan jembatan dibangun, lebih dekat lebih enak kita," ucap Nuraini saat ditemui di lokasi yang tengah mengasuh anak balitanya.
Sekadar diketahui, pembangunan jembatan merupakan bagian dari Program TMMD ke-124 yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah pedesaan. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat akan lebih mudah.
Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Arm Oke Kistianto, mengatakan jembatan ini dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
"Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan perekonomian warga," ujarnya.
Letkol Arm Oke Kistianto menargetkan pembangunan jembatan ini bisa rampung dalam waktu dekat agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
"Semoga berdampak terhadap perekonomian masyarakat meningkat," ucapnya. ** (Nan)

















