- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Tinjau Lokasi Bencana di Muarasari, Kang Dadang Pastikan Anggaran BSTT Segera Dicairkan

Keterangan Gambar : Tinjau Lokasi Bencana di Muarasari, Kang Dadang Pastikan Anggaran BSTT
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor - Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, melakukan peninjauan ke lokasi bencana longsor di RW 03, RW 04 dan jembatan ambruk di Gang Pala, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (1/3). Peninjauan dilakukan oleh Dadang, guna memastikan dana BSTT yang disiapkan untuk tanggap bencana bisa segera dicairkan.
Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan oleh Dadang, di RW 04 Kelurahan Muarasari, terjadi bencana longsor yang berada di areal pemakaman. Longsor tersebut pun menyebabkan beberapa makam terbongkar dan ahli waris meminta kepada Dadang untuk dibantu merelokasi jenazah.
"Ahli warisnya minta agar makam yang ada di atas yang sempat terbongkar untuk dipindahkan. Maka dari itu saya kordinasi dengan kepala BPBD dan UPT Pemakaman untuk membantu warga memindahkan makam tersebut ke lokasi yang sudah disiapkan oleh warga," ujar Dadang.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Kang Dadang Iskandar Danubrata ini pun melakukan kordinasi dengan Dinas PUPR Kota Bogor untuk segera mencairkan anggaran BSTT untuk memperbaiki tebingan yang ada di lokasi bencana longsor.

Hal tersebut bertujuan meminimalisir terjadinya longsor susulan yang nantinya bisa merembet ke jembatan yang berada di samping areal pemakaman.
"Saya juga berkordinasi dengan Sekretaris PUPR untuk segera mengalokasikan anggaran BSTT untuk perbaikan tebingan tersebut, karena takut akan merembet ke sampingnya dan bisa berdampak ke jembatan yang menghubungkan jalan raya dengan RW 04," terangnya.
Kang Dadang Iskandar Danubrata juga meninjau proses perbaikan rumah di RW 03 yang menjadi korban longsor. Berdasarkan hasil kordinasi dengan pihak Disperumkim dan BKAD Kota Bogor, anggaran BSTT untuk perbaikan rumah tersebut rencananya akan segera dicairkan dalam waktu dekat.
Dengan cepatnya proses pencairan dana BSTT untuk perbaikan rumah korban longsor ini, Kang Dadang mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Bogor.
"Berdasarkan hasil kordinasi saya dengan pihak Disperumkim dan BKAD ternyata anggaran BSTT bisa dicairkan besok. Saya berterimakasih kepada pemkot karena bisa memproses dengan cepat pencairan anggaran BSTT ini untuk rumah warga yang terkena longsor," katanya.
Sedangkan untuk perbaikan jembatan di Gang Pala, Kelurahan Muarasari yang terputus beberapa hari lalu, Kang Dadang menyampaikan bahwa perbaikan akan dilakukan pada Maret atau paling lambat bulan April.
Sehingga ia meminta kepada warga untuk bersabar dan mencari alternatif jalan lain, sambil menunggu proses perbaikan berjalan.
"Jadi berdasarkan keterangan Sekdis PUPR, bu Rena. Perbaikan jembatan akan dilakukan pada Maret atau paling lambat April, karena butuh proses. Jadi saya harap warga untuk bersabar dan mencari alternatif jalan lain sambil kita ikhtiarkan perbaikan jembatan ini," pungkasnya.
Dengan tingginya intensitas hujan selama sepekan ini, Kang Dadang pun memberikan imbauan kepada warga agar berhati-hati dan selalu melaporkan ke BPBD jika terjadi bencana, agar bisa segera ditindaklanjuti.
Hal tersebut ia sampaikan selama proses peninjauan kepada warga yang berada di lokasi kejadian dan tokoh masyarakat yang terdiri dari ketua forum LPM Bogor Selatan, ketua RT, ketua RW 03 Kelurahan Muarasari dan ahli waris tanah pemakaman yang terdampak longsor.(**)

















