Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas

Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas MEGAPOLITANPOS.COM, Gowa - Warga Lingkungan Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupateb Gowa, Kamis (02/6/2022) sekitar Pukul 13.30 Wita siang tadi geger, dengan penemuan orok bayi yang terbungkus sarung didalam kantong plastik. Orok berjenis kelamin perempuan ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu lahan kosong yang berada dilokasi Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. “Orok bayi itu ditemukan di lahan kosong di sisi kiri bangunan yang baru dibangun dan orok tersebut dalam kondisi sudah meninggal dan masih lengkap dengan ari-arinya dengan penuh darah,” kata Plt Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh, SH saat ditemui dilokasi tersebut. Lanjut Kasi Humas Polres Gowa menjelaskan, bahwa bayi malang ini ditemukan pertama kali oleh warga bernama Dg Baha berumur kurang lebih 60 tahunan yang saat itu melintas di lokasi. Dirinya melihat dan mencurigai sebuah sarung dan gundukan tanah. "Setelah melihat sarung serta gundukan tanah, Dg Baha ada sesuatu yang mencurigakan kemudian menghubungi salah seoarang warga yang juga pengawas bangunan yaitu Muchtar (60) dan selanjutnya menghubungi pegawai kecamatan Somba Opu untuk melihat mayat orok bayi tersebut, lalu menghubungi Bhabinkamtibmas di wilayahnya," ungkap Kasi Humas. Setelah mendapatkan informasi penemuan mayat orok bayi terebut, Tim Inafis Polres Gowa dan DVI Polda Sulsel turun langsung melakukan olah TKP, kemudian orok bayi tersebut kini dibawa langsung ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan Autopsi. “Untuk kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi, dan kasus ini sudah ditangani Polsek Somba Opu Polres Gowa,” ujarnya.Tauviq

.jpg)








.jpg)






