Breaking News
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas

Terbungkus Plastik dan Sarung, Bayi Berjenis Kelamin Perempuan di Temukan Tewas MEGAPOLITANPOS.COM, Gowa - Warga Lingkungan Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupateb Gowa, Kamis (02/6/2022) sekitar Pukul 13.30 Wita siang tadi geger, dengan penemuan orok bayi yang terbungkus sarung didalam kantong plastik. Orok berjenis kelamin perempuan ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di salah satu lahan kosong yang berada dilokasi Biringbalang Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. “Orok bayi itu ditemukan di lahan kosong di sisi kiri bangunan yang baru dibangun dan orok tersebut dalam kondisi sudah meninggal dan masih lengkap dengan ari-arinya dengan penuh darah,” kata Plt Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh, SH saat ditemui dilokasi tersebut. Lanjut Kasi Humas Polres Gowa menjelaskan, bahwa bayi malang ini ditemukan pertama kali oleh warga bernama Dg Baha berumur kurang lebih 60 tahunan yang saat itu melintas di lokasi. Dirinya melihat dan mencurigai sebuah sarung dan gundukan tanah. "Setelah melihat sarung serta gundukan tanah, Dg Baha ada sesuatu yang mencurigakan kemudian menghubungi salah seoarang warga yang juga pengawas bangunan yaitu Muchtar (60) dan selanjutnya menghubungi pegawai kecamatan Somba Opu untuk melihat mayat orok bayi tersebut, lalu menghubungi Bhabinkamtibmas di wilayahnya," ungkap Kasi Humas. Setelah mendapatkan informasi penemuan mayat orok bayi terebut, Tim Inafis Polres Gowa dan DVI Polda Sulsel turun langsung melakukan olah TKP, kemudian orok bayi tersebut kini dibawa langsung ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan Autopsi. “Untuk kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi, dan kasus ini sudah ditangani Polsek Somba Opu Polres Gowa,” ujarnya.Tauviq


.jpg)













