- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Terapkan Laporan Keberlanjutan yang Transparan, BNI Raih Penghargaan Anugerah ESG Republika 2024

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih penghargaan dalam ajang Anugerah ESG Republika 2024 untuk kategori Sustainability Reporting. Penghargaan tersebut diraih atas transparansi dan komitmen BNI dalam menyusun laporan keberlanjutan yang mendetail, akurat, dan sesuai dengan standar internasional.
Penghargaan Anugerah ESG Republika 2024 diserahkan kepada BNI dan diterima langsung oleh Direktur Risk Management BNI David Pirzada di The Westin Hotel, Jakarta, Kamis (19/9/2024). David menyatakan, penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras BNI dalam membangun kepercayaan masyarakat dan menjalankan bisnis yang berkelanjutan.
"Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan publik kepada BNI. Kami berterima kasih atas apresiasi ini dan berkomitmen untuk terus menjalankan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap aspek bisnis BNI," ujar David.
Baca Lainnya :
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- Transformasi BRAVE Dorong Pertumbuhan BNI Lampaui Industri Perbankan
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
Lebih lanjut David menambahkan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi BNI untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat.
"Dengan menerapkan prinsip-prinsip ESG, BNI tidak hanya memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan di Indonesia," jelasnya.
David berharap pencapaian ini dapat menginspirasi perusahaan lain di Indonesia untuk lebih giat dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam bisnis mereka. “Kami berharap semakin banyak perusahaan yang tergerak untuk menerapkan ESG guna menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan," pungkasnya.
Dengan penghargaan ini, BNI kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu bank milik negara yang berkomitmen pada penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta terus berupaya meningkatkan kontribusinya dalam aspek lingkungan dan sosial.
Sebelumnya, BNI berkomitmen menjadi motor penggerak pelaksana Keuangan Berkelanjutan (Sustainable Finance) di Indonesia. Prinsip keuangan berkelanjutan ini kemudian diterapkan dalam setiap lini bisnis perseroan dengan target yang terukur.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah dengan menetapkan target Net Zero Emission (NZE) aktivitas operasional BNI pada 2028 dan pembiayaan pada tahun 2060. BNI akan mendorong sejumlah inisiatif baik dari sisi operasional maupun pembiayaan.
BNI juga memiliki perhatian khusus untuk mendorong debitur menuju penerapan ESG,
khususnya proses transisi menuju aktivitas usaha yang lebih hijau. Untuk itu BNI menyalurkan Sustainability Linked Loan (SLL) kepada debitur yang memiliki target sustainability sesuai dengan tujuan SDGs termasuk di dalamnya transisi energi debitur.
Di sisi operasional perusahaan, BNI melakukan usaha-usaha perbaikan dalam pengelolaan limbah menuju penerapan pengelolaan limbah dengan prinsip zero waste to landfill, termasuk program untuk menumbuhkan green lifestyle dalam budaya perusahaan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi BNI dalam menekan emisi yang berasal dari limbah. (Alek).

.jpg)















