- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
Tanggul Sungai Asahan Diperkuat, Pemkab Asahan Gandeng BWSS I dan Perum Jasa Tirta I

Keterangan Gambar : Tanggul Sungai Asahan Diperkuat, Pemkab Asahan Gandeng BWSS I dan Perum Jasa Tirta I
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Pemerintah Kabupaten Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi ancaman banjir yang selama ini membayangi sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Teluk Dalam dan Simpang Empat. Salah satu upaya nyata dilakukan melalui perbaikan tanggul Sungai Asahan yang ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP, pada Selasa (05/08/2025).
Kunjungan ini merupakan arahan langsung dari Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, sebagai bentuk pengawasan dan kehadiran pemerintah dalam memastikan bahwa proyek strategis tersebut berjalan lancar dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal perlindungan terhadap kehidupan warga. Sungai Asahan memiliki potensi besar menimbulkan banjir jika tidak ditangani serius. Kita tidak ingin ribuan hektar kebun sawit kembali terendam seperti sebelumnya,” tegas Rianto.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Sungai Asahan diketahui menjadi muara air dari Danau Toba. Jika tanggul mengalami kerusakan, air akan meluap ke kawasan hilir, termasuk Desa Sungai Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, yang sebelumnya sempat terdampak cukup parah. Sedikitnya 2.000 hektar kebun sawit warga dilaporkan terendam akibat jebolnya tanggul di masa lalu.
Perbaikan tanggul ini menjadi bukti kolaborasi konkret antara Pemerintah Kabupaten Asahan, Balai Wilayah Sungai Sumatera I (BWSS I) sebagai perpanjangan tangan Kementerian PUPR, dan Perum Jasa Tirta I (PJT I) sebagai BUMN pengelola sumber daya air nasional yang juga bertanggung jawab atas pengelolaan wilayah Sungai Toba–Asahan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan BWSS I dan Jasa Tirta I yang telah bekerja cepat dan serius menangani permasalahan ini. Harapan kami, masyarakat sekitar juga mendukung penuh pengerjaan ini agar tidak ada hambatan di lapangan,” ujar Rianto.
Selain sebagai bentuk tanggap darurat terhadap potensi banjir, proyek ini juga sejalan dengan upaya jangka panjang pemerintah untuk melakukan konservasi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Toba–Asahan secara menyeluruh.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi Plt Kepala BPBD Kabupaten Asahan yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati, perwakilan dari BWSS I, tim teknis PJT I, mewakili Camat Teluk Dalam, Kepala Desa Teluk Dalam, serta tokoh masyarakat dan perangkat desa.
Dengan adanya sinergi lintas lembaga ini, Pemkab Asahan berharap permasalahan banjir tidak lagi menjadi siklus tahunan yang menakutkan bagi warga, tetapi bisa diubah menjadi model penanganan bencana yang terintegrasi dan berkelanjutan. (DS)

















