- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
Tampil di BISFE 2023 Korsel, Produk Perikanan Indonesia Raup Potensi Transaksi USD 2,57 Juta

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Produk perikanan dan makanan laut Indonesia kembali menjadi primadona pada pameran internasional " The Busan International Seafood & Fisheries Expo (BISFE 2023) di BEXCO, Busan, Korea Selatan pada 1–3 November 2023. Produk unggulan Indonesia ini meraup potensi transaksi sebesar USD 2,565 juta atau sekitar Rp 38,47 miliar.
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Merry Maryati dalam keterangannya,Selasa(14/11) mengatakan, Partisipasi pada Pameran BISFE 2023 merupakan upaya untuk memperkenalkan aneka produk perikanan unggulan Indonesia yang aman dan berkualitas." Pameran ini menjadi salah satu jembatan kemitraan bisnis perikanan antara pelaku usaha perikanan Indonesia dengan calon pembeli (buyer) di Korea Selatan dan negara lainnya. Pameran ini juga menjadi sarana memperluas jaringan pelaku usaha perikanan Indonesia,” ungkap Merry.
Pameran BISFE 2023 merupakan pameran dagang yang berfokus pada produk ikan dan ikan olahan, teknologi pemrosesan ikan, serta pengemasan produk. Pameran ini diikuti 430 perusahaan dari 22 negara serta dikunjungi 12.114 orang terdiri atas pengunjung pameran distributor, penjual grosir, dan ritel produk perikanan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
Pada pameran ini, paviliun Indonesia diisi oleh sembilan peserta, terdiri atas perusahaan yang terpilih dari berbagai provinsi yang menampilkan berbagai ragam produk unggulan ikan dan olahan ikan.
“Paviliun Indonesia menempati lahan strategis serta menampilkan produk-produk unggulan yang digemari dan diminati pasar Korea Selatan, seperti gurita, cumi, udang, tuna, kakap, kepiting, serta berbagai ragam produk makanan olahan ikan dan hasil laut,” jelas Merry.
Tercatat Ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar Korea Selatan pada 2022 mencapai USD 96,4 juta. Ekspor produk perikanan Indonesia ke Korea Selatan antara lain ikan filet, ikan beku, moluska, gurita, udang, dan rumput laut. Tren ekspor produk perikanan Indonesia dalam lima tahun terakhir(2018–2022) tumbuh sebesar 8,4 persen.
Eksportir utama produk perikanan ke Korea Selatan di antaranya Rusia, Tiongkok, Vietnam, Norwegia, Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Peru, Taiwan, dan Hongkong. Sedangkan produk perikanan yang diimpor Korea Selatan antara lain udang, kepiting, gurita, ikan beku, dan salmon.(Reporter: Achmad Sholeh)





.jpg)



.jpg)
.jpg)





