Breaking News
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Sosialisasi QRIS Bersama BI, Anis Dukung Peningkatan UMKM Melalui Transaksi Non Tunai

Jakarta(MEGAPOLITANPOS.COM): Anggota DPR RI Fraksi PKS dari daerah Pemilihan Jakarta Timur, Dr. Hj. Anis Byarwati, bersama Bank Indonesia(BI) memberikan sosialisasi kebijakan BI tentang Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran non tunai. Acara tersebut diselenggarakan di Jakarta bekerjasama dengan yayasan Filantropi Insan Mulia. Hadir dalam acara itu kepala bagian ekonomi dan pembangunan kecamatan Kramat Jati, Budi Elly, Ketua Yayasan Filantropi Insan Mulia, Agus Ismail, narasumber dari Bank Indonesia, Ria Suwandito, ketua DPC PKS Kramat Jati, Wahyu Sulistyo, dan tokoh masyarakat setempat. Anis menyampaikan secara global dunia sedang menuju kepada transaksi non tunai. Oleh karena itu masyarakat, khususnya para pelaku UMKM harus bisa memiliki daya saing dengan ikut menggunakan QRIS. "Menggunakan pembayaran non tunai dengan QRIS merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan UMKM, agar UMKM khususnya di Jakarta Timur, dapat memiliki daya saing dengan mulai menerapkan transaksi non tunai atau digital," tukasnya. Pembicara dari BI, Ria Swandito, menjelaskan QRIS merupakan salah satu standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia untuk semua perusahaan yang memanfaatkan teknologi finansial dalam bertransaksi. "Saat ini penggunaan QRIS sudah sangat meluas, sehingga bisa digunakan oleh para pelaku usaha rumahan, hal itu membuat transaksi digital menggunakan QRIS dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat dan tentunya transaksi akan menjadi lebih cepat, aman, dan mudah," kata Ria. Para peserta yang terdiri dari pelaku UMKM menilai penggunaan QRIS menjadi kebutuhan mereka. Oleh karena itu, mereka berharap sosialisasi dapat dilakukan kepada masyarakat yang lebih luas lagi. Anis yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini, sangat berterimakasih atas partisipasi aktif para pelaku UMKM sebagai peserta. "Semoga para pelaku UMKM dapat meningkatkan sistem bisnisnya dengan menggunakan QRIS," pungkasnya.(ASl/Red/MP).

















