- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
Siswa SMP Sebut Program MBG Solusi Nutrisi dan Meringankan Pengeluaran Ekonomi

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Program uji coba Pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 18 Tangerang, Kecamatan Cipondoh, mendapatkan respons positif dari para pelajar. Inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 ini, bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi siswa-siswi, khususnya bagi mereka yang kurang antusias dengan sayur dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Ketua OSIS SMP Negeri 18, Bahzi Tahfidz, yang kini duduk di kelas IX, mengungkapkan rasa gembiranya dengan adanya program ini.
"Program MBG ini sangat membantu, terutama bagi teman-teman yang kurang mampu. Porsinya cukup, bahkan sedikit berlebih, dan rasanya memuaskan," ujar Bahzi.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
Bahzi, berharap, program ini dapat terus dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia. Selain memberikan nutrisi yang baik bagi pelajar, program ini juga turut meringankan pengeluaran ekonomi keluarga. Banyak siswa berharap uji coba ini menjadi program permanen di seluruh sekolah.
"Harapan saya, program ini terus berlanjut, karena masih banyak pelajar yang membutuhkan makanan bergizi seperti ini, terutama yang gratis. Program ini meringankan beban orang tua, karena mereka tidak perlu lagi menyiapkan bekal dari rumah," tambahnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh pelajar kelas IX lainnya, Aulia Putri Ardiansyah. Menurutnya, menu makanan yang disajikan lengkap dan enak, meskipun ada catatan kecil.
"Rasanya enak, tapi untuk pisangnya mungkin terlalu matang. Secara keseluruhan, makanannya enak. Saya mendukung keberlanjutan program ini, karena tidak semua orang tua bisa memberikan bekal makan kepada anaknya. Selain itu, program ini juga mengurangi kerumunan di kantin saat jam istirahat," tutup Aulia. ** (Jhn)











.jpg)




