- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Siswa SMP Sebut Program MBG Solusi Nutrisi dan Meringankan Pengeluaran Ekonomi

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Program uji coba Pembiasaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 18 Tangerang, Kecamatan Cipondoh, mendapatkan respons positif dari para pelajar. Inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 ini, bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi bagi siswa-siswi, khususnya bagi mereka yang kurang antusias dengan sayur dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Ketua OSIS SMP Negeri 18, Bahzi Tahfidz, yang kini duduk di kelas IX, mengungkapkan rasa gembiranya dengan adanya program ini.
"Program MBG ini sangat membantu, terutama bagi teman-teman yang kurang mampu. Porsinya cukup, bahkan sedikit berlebih, dan rasanya memuaskan," ujar Bahzi.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Bahzi, berharap, program ini dapat terus dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia. Selain memberikan nutrisi yang baik bagi pelajar, program ini juga turut meringankan pengeluaran ekonomi keluarga. Banyak siswa berharap uji coba ini menjadi program permanen di seluruh sekolah.
"Harapan saya, program ini terus berlanjut, karena masih banyak pelajar yang membutuhkan makanan bergizi seperti ini, terutama yang gratis. Program ini meringankan beban orang tua, karena mereka tidak perlu lagi menyiapkan bekal dari rumah," tambahnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh pelajar kelas IX lainnya, Aulia Putri Ardiansyah. Menurutnya, menu makanan yang disajikan lengkap dan enak, meskipun ada catatan kecil.
"Rasanya enak, tapi untuk pisangnya mungkin terlalu matang. Secara keseluruhan, makanannya enak. Saya mendukung keberlanjutan program ini, karena tidak semua orang tua bisa memberikan bekal makan kepada anaknya. Selain itu, program ini juga mengurangi kerumunan di kantin saat jam istirahat," tutup Aulia. ** (Jhn)









.jpg)







