Breaking News
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Sembahyang Imlek di Klenteng Puna Karya Dengan Prokes Yang Ketat

MEGAPOLITANPOS,COM. Kabupaten Tangerang- Warga keturunan Tionghoa, dalam ibadah malam perayaan Imlek di Klenteng Puna Karyà terasa tidak bagitu ramai, pasalnya suasana Imlek masih diselimuti suasana Pandemi Covid Omicron. Senin malam (31/01/2022). Klenteng ini berdiri sejak Tahun 1996 sudah 25 tahun lalu. Jadi klenteng ini dibangun oleh warga khonghucu dan bersifat erbuka, jadi bebas buat umat siapa saja, Moment Ghongxi Fachai tetap menjaga Prokes. Ketua Yayasan Klenteng Puna Karya, Kho An menjelaskan setiap tahun wihara ini merayakan Imlek dengan sukacita, tetapi dua tahun belakangan ini terasa sepi dan ada pembatasan setiap pengunjung, karena adanya musibah Pandemi Covid yang masih melanda dilingkungan Kabupaten Tangerang.
"Dimasa pandemi ini orang yang habis ibadah diharap kembali kerumah masing- masing, jadi tahun ini perayaan imlek di klenteng kami tidak ada acara Barongsay, walau sebenarnya kami akan adakan, dan sudah mendapat persetujuan dari Muspika sini," Ucap Kho An, kepada awak media. Senin (31/01/2022).
Tambah Kho An, sebenarnya puncak acara Imlek ini pada hari kelima belas (Chapgo meh) nah itu hari ramainya imlek ini, dan malam ini yang datang ke klenteng hanya seputar warga sini.
Sementara itu Benly, warga Citra Raya mengatakan bahwa ia bersama Keluarga datang hanya untuk beribadah, karena saat ini masih dalam kondisi Pandemi, maka ia usai bersembahyang akan kembali pulang
Kerumah.
"saya berharap Pandemi ini cepat berlalu, agar aktivitas kita bisa seperti dahulu lagi," pinta Benly.( Estty)

















