- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
Sekda: Guru Berkelas Hasilkan Pendidikan Berkualitas bagi Peserta Didik

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengungkapkan, setiap anak di Kota Tangerang tanpa terkecuali
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Tersedianya pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat di Kota Tangerang, menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mendukung suksesnya program Indonesia Emas 2045.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengungkapkan, setiap anak di Kota Tangerang tanpa terkecuali, termasuk bagi anak yang berkebutuhan khusus atau siswa disabilitas, berhak mendapatkan pendidikan berkualitas.
"Pendidikan bagi siswa disabilitas dapat dilakukan dalam dua cara, bergabung dengan anak pada umumnya di sekolah reguler yang disebut pendidikan inklusif, atau mengikuti pendidikan pada satuan pendidikan khusus atau sekolah luar biasa," terang Sekda, saat menutup kegiatan Pelatihan Tenaga Pendidik Bagi Guru SD dan SMP di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang di PPPPTK Penjas dan Bk, Bogor, Jumat (26/1/2024).
Baca Lainnya :
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
Di Kota Tangerang, lanjut Herman, pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan bagi siswa disabilitas untuk mengenyam pendidikan yang sama dengan siswa lain, sesuai dengan program merdeka belajar di 79 sekolah mulai dari jenjang TK hingga SMP.
"Jenjang TK 13 sekolah, 53 SD Negeri dan 13 SMP Negeri se-Kota Tangerang," bebernya, dalam acara yang diikuti sebanyak 30 guru SD dan 30 guru SMP.
Selain itu, Sekda, juga menjelaskan, merdeka belajar sebagai sebuah proses berpikir dengan menyesuaikan kebijakan untuk mengembalikan esensi dari asesmen pembelajaran oleh guru, yang bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik.
"Setiap guru harus tahu kemampuan dan potensi peserta didik yang berkaitan dengan tingkat kecerdasan emosi, sosial, budaya, bahasa dan lingkungan, sehingga hasil dari pembelajaran yang diberikan guru dapat melahirkan para siswa yang tak hanya cerdas tapi berakhlak mulia juga berdaya saing," tutup Sekda. ** (Jhn)

















