- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis
- Melalui KKNP-PTLP, Taruna/i STPN Ikut Andil dalam Pemutakhiran Data Digital Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Masyarakat Tetap Mendapatkan Pelayanan Pertanahan Pascabencana Hidrometeorologi
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
Satpol PP Tutup Sementara Akses Pasar Kutabumi Jelang Revitalisasi

Keterangan Gambar : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan penutupan sementara akses masuk ke Pasar Kutabumi,
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan penutupan sementara akses masuk ke Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/12/2023).
Penutupan tersebut dilakukan setela pihak Satpol PP berkoordinasi dengan PD Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR), TNI-Polri, camat, dan perangkat desa setempat. Dengan begitu, proses revitalisasi Pasar Kutabumi segera direalisasikan.
Pemagaran pintu akses masuk area pasar ditandai dengan pembacaan surat perintah Pj Bupati nomor 800/5390-SPPP Tahun 2023. Surat tersebut berisi penertiban dan pembongkaran kios, los, grosir dan bangunan liar.
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa

Kepala Satpol PP H. Agus Suryana mengatakan, pemagaran pintu masuk pasar dilakukan beberapa tahap. Mulai dari surat teguran satu hingga tiga dan surat peringatan satu hingga tiga kepada para pedagang. Mereka diminta segera mengosongkan pasar berkaitan dengan program revitalisasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Kami memasang pagar di lima dari tujuh akses pintu masuk area Pasar Kutabumi. Dua akses yang tersisa diperuntukkan bagi pedagang untuk mengeluarkan sisa barang-barang dagangan mereka," katanya.
Selain menutup lima pintu akses ke dalam pasar, pihak Satpol PP juga memasang Pol PP Line. Sementara Perusahan Listrik Negara (PLN) melakukan pemutusan aliran listrik agar para pedagang tidak melakukan aktivitas jual beli di pasar tersebut.
“Kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan perintah Pj Bupati Tangerang. Di mana proses yang dilakukan merupakan tahapan yang sesuai dengan prosedur untuk melakukan revitalisasi," ungkapnya.
Agus menjelaskan, sebanyak 500 personil gabungan Satpol PP, TNI-Polri diterjunkan untuk mengamankan proses penertiban tersebut.

“Ada 200 personil Satpol PP, 200 anggota kepolisian, 100 anggota TNI serta petugas Kecamatan Pasar Kemis dan Kelurahan Kutabumi. Semuanya ikut membantu dalam menertibkan pasar dan Alhamdulillah para pedagang pun bisa koperatif serta kegiatan hari ini berlangsung dengan kondusif,” ujarnya.
Ia berharap para pedagang yang masih ada di Pasar Kutabumi segera memindahkan barang dagangan mereka ke Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Kami imbau kepada seluruh pedagang yang masih berada di Pasar Kutabumi agar tidak lagi melakukan kegiatan jualan beli di pasar tersebut. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan fasilitas TPPS untuk kegiatan jualan beli sementara," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang, Finny Widyawati menambahkan, setelah proses penutupan dan pemutusan arus listrik pihaknya akan memaksimalkan proses pemindahan para pedagang dari pasar lama ke TPPS.

"Kurang lebih masih ada 60 pedagang yang masih bertahan di pasar. Rencananya, malam ini (6/12) para pedagang akan mulai berpindah secara bertahap. Tentu kami masih sangat terbuka bagi para pedagang yang ingin memverifikasi, silahkan tinggal datang ke pemasaran untuk pendataan saja," ujar Finny.
Finny menyampaikan, TPPS ini merupakan salah satu media skrining pedagang yang nantinya akan mengisi Pasar Kutabumi setelah direvitalisasi. Dia juga meminta, agar tidak ada penghadangan terhadap pedagang-pedagang yang hendak berpindah ke TPPS.
"Kami berharap, jangan sampai ada lagi penghadangan atau pelarangan, para pedagang yang hendak berpindah ke TPPS. Kasian mereka yang berniat berdagang. Kami berharap, semua berjalan dengan lancar, " harapnya. ** (Nan)



.jpg)













