- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi

Keterangan Gambar : foto: google
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania, semangat demokrasi di tubuh organisasi diharapkan menjadi landasan utama dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan. Proses regenerasi harus berjalan secara terbuka, adil, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anggota The Jakmania.
Banyak anggota menaruh harapan agar mekanisme pencalonan Ketua Umum tidak menimbulkan kesan eksklusif atau hanya dapat diakses oleh kelompok tertentu. Sebab, pada hakikatnya setiap anggota The Jakmania memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi, baik sebagai pemilih maupun sebagai calon pemimpin, selama memenuhi ketentuan yang wajar dan telah disepakati bersama.
Salah satu tokoh Jakmania, Bang Rian, menyampaikan bahwa demokrasi organisasi akan semakin kuat apabila setiap anggota diberikan ruang yang setara untuk berkontribusi.
Baca Lainnya :
"The Jakmania dibangun atas dasar persaudaraan, bukan eksklusivitas. Karena itu, setiap anggota harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi dan memimpin organisasi. Mubes adalah momentum untuk memperkuat demokrasi, bukan mempersempit ruang partisipasi," ujar Bang Rian.
Menurut WAHYU, persyaratan pencalonan memang diperlukan untuk menjaga kualitas kepemimpinan. Namun, syarat tersebut hendaknya bersifat proporsional, objektif, dan tidak menutup kesempatan bagi anggota yang memiliki kapasitas serta komitmen untuk membangun The Jakmania.
Bang Rian menambahkan bahwa organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu melahirkan pemimpin dari berbagai latar belakang anggotanya, bukan hanya dari kalangan tertentu.
"Jangan sampai muncul persepsi bahwa hanya segelintir orang yang memiliki kesempatan untuk maju. The Jakmania adalah milik seluruh anggotanya. Karena itu, setiap Jakmania harus memiliki hak yang sama dalam proses demokrasi organisasi," tegasnya.
Menjelang Mubes, seluruh elemen The Jakmania juga diajak untuk menjaga kondusivitas, mengedepankan persatuan, dan menghormati setiap proses yang berjalan. Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun seluruh proses harus tetap berorientasi pada kemajuan organisasi dan kecintaan terhadap Persija Jakarta.
"Demokrasi yang sehat bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga memastikan setiap anggota memiliki kesempatan yang adil untuk menjadi pemimpin."




.jpg)



.jpg)
.jpg)






