- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia

Keterangan Gambar : Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang berlangsung di lapangan upacara Kementerian Sosial, Senin (29/6/2026). Momentum tersebut menjadi pengingat penting bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang tangguh di tengah berbagai tantangan zaman.
Dalam upacara tersebut, Gus Ipul membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momen refleksi untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Baca Lainnya :
Menurut amanat tersebut, keluarga menjadi benteng pertama dalam menghadapi berbagai tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), termasuk derasnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi kehidupan anak-anak dan remaja.
Karena itu, peran ayah dalam pengasuhan dinilai semakin penting. Kehadiran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang membentuk karakter, memberikan teladan, serta menjaga stabilitas psikologis anak dalam lingkungan keluarga.
Usai membacakan amanat, Gus Ipul menyampaikan puisi berjudul "Keluarga" yang mengandung pesan mendalam tentang arti kebersamaan, kasih sayang, dan pentingnya kehadiran negara melalui pelayanan yang nyata kepada masyarakat.
Dalam puisinya, Gus Ipul menggambarkan keluarga sebagai tempat berbagi, saling menguatkan, dan bertahan menghadapi berbagai keterbatasan. Ia juga menegaskan bahwa negara harus hadir melalui bantuan sosial yang tepat sasaran, akses pendidikan yang merata, serta pelayanan publik yang menghormati martabat setiap warga.
"Hari Keluarga Nasional ini mengingatkan kita, ibu harus dikuatkan, ayah harus selalu ada, anak harus dijaga, lansia harus dimuliakan, dan yang rentan jangan ditinggalkan. Selamat Hari Keluarga Nasional 2026. Kemensos selalu ada untuk Keluarga Indonesia," ujar Gus Ipul.
Meski cuaca pagi cukup terik, seluruh peserta upacara mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat. Acara juga diisi dengan menyanyikan Mars BKKBN sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat pembangunan keluarga Indonesia.
Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tanggal 29 Juni untuk mengenang momen ketika masyarakat Indonesia kembali berkumpul bersama keluarga setelah masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Peringatan Harganas pertama kali digagas oleh Kepala BKKBN saat itu, Haryono Suyono, yang kemudian mendapat persetujuan Presiden Soeharto dan mulai diperingati secara nasional di Lampung pada tahun 1993.
Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, pemerintah berharap seluruh elemen bangsa semakin menyadari bahwa keluarga merupakan fondasi lahirnya generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berkualitas, sekaligus menjadi kunci keberhasilan pembangunan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.(AS/MP).

.jpg)














