- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Papan Proyek Jalan Sumberjaya Disorot, PUTR : Bukan Proyek Kami
- Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Agung Sinergikan Layanan Kesehatan Inklusif.
- NGEMAS di Desa Pangkat, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Penggiat Seni dan Budaya.
- Camat Jatitujuh Pastikan Jalan Babajurang Dikerjakan Berkualitas
Sambo Sebut Richad Eliezer Tidak Tahu Kejadian di Magelang

Megapolitanpos.com, Jakarta- Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Joshua, Ferdi Sambo dalam sidang di PN Jaksel, Selasa(10/01) mengatakan Richad Eliezer tidak mengetahui peristiwa yang terjadi di Magelang.
Menurut Sambo hal tersebut ditanyakan ke Richard Eliezer sepulangnya dari Magelang.
" Sebagai ajudan apakah kamu mengetahui kejadian di magelang. Dia (Richard Eliezer) juga menjawab tidak mengetahui yang mulia," jawab Sambo dalam sidang kasusnya si PN Jaksel, Selasa(10/01/2023).
Baca Lainnya :
- Dugaan Kasus Korupsi bansos, DPRD Akan Panggil Perumda Pasar Jaya
- Terbukti Bersalah, Jaksa Juga Tuntut Terdakwa Ricky Rizal Hukuman 8 Tahun Penjara
- JPU, Kuat Maruf dituntut 8 tahun Penjara
- Demo di PN Jaksel, AMPPUH Dorong Masyarakat Awasi Jalannya Sidang Kasus Sambo
- Tim PH Richard Eliezer Berharap Tuntutannya Harus Sesuai Fakta Persidangan
Sambo kembali menegaskan, saat tersebut dirinya emosi dan marah, karena sebagai ajudan yang biasa mendampingi pimpinan tidak bisa menjaga istrinya (PC).
" Saya waktu itu masih emosi dan marah, kenapa mereka ini sampai tidak bisa menjaga karema tigasnya sudah sering mendampingi pimpinan tapi ini justru terjadi kepad istri saya," jelas Sambo.
Selanjutnya Sambo sampaikan pada Richard untuk membackup dirinya, kalau dirinya konfirmasi kepada Brigadir Joshua.
" Akhinya saya sampaikan kepada richard, richad apa kamu siap back up saya saat saya konfirmasi ke yosua, apabila dia melawan kamu siap nembak ngga kemudiam richad menjawan saya siap pak. Selanjutnya saya perintahkan untuk turun," kata Sambo.
• Pagar Tembok*
Hakim selanjutnya bertanya tentang kesaksian Ferdy Sambo yang melihat Brigadir Joshua, menurut hakim adalah tidak mungkin Ferdy Sambo dapat melihat sedangkan posisinya masih di dalam mobil.
" Saudara terdakwa, kemarin kami pergi bersama JPU dan penasihat hukum saudara menuju rumah saudara di jalan duren tiga, termasuk di saguling. Kalau dari keterangan saudara yang disampaikan, saudra melihat yosua sementara saudra di dalam mobil.
Setelah kami perhatikan dan kita lihat rekaman bersama cctv. Sepertinya cerita saudara itu tidak mungkin. Kenapa saya bilang tidak mungkin. Karena kalau saudra duduk di dalam mobil, tembok pagar rumah saudara di duren tiga itu terlalu tinggi untuk dilihat dari luar," tanya hakim.
Kemudian Sambo menerangkan bahwa dirinya melihat setelah brigadir Joshua masuk kembali setelah keluar.
" Mohon maaf yang mulia, pada saat cctv kan yosua sempat keluar saya lihat. kemudian dia masuk kembali, pada saat itulah kemudian pada saat kembali ke depan pagar jadi pintu itu belum tertutup jadi saya melihat," terang Sambo.(ASl/Red/MP).


.jpg)
.jpg)












