Saling Dukung Antar KL, Bapanas dan Bulog Berkomitmen Serap Hasil Panen Petani Dengan Harga Tinggi

By Achmad Sholeh(Alek) 20 Des 2024, 14:57:40 WIB Nasional
Saling Dukung Antar KL, Bapanas dan Bulog Berkomitmen Serap Hasil Panen Petani Dengan Harga Tinggi

MEGAPOLITANPOS.COM, Pemalang- Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) memastikan akan menyerap seluruh hasil panen petani dengan harga yang cukup tinggi. Kepastian ini disampaikan Arief usai berkoordinasi dengan Bulog saat menggelar kunjungan kerja ke Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

“Bapanas bersama bulog siap menyerap hasil pertanian kita semua. Setelah itu kami memastikan harga di tingkat petani juga harus tinggi,” ujar Arief, Kamis, 19 Desember 2024.

Berikutnya, kata Arief, pihaknya juga terus memperkuat kekompakan antar kementerian dan lembaga (KL) terutama dalam mengimplementasikan perintah Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan.

Baca Lainnya :

“Ini bener-bener seperti yang di perintahkan oleh Bapak Presiden, di mana kita semua guyup (kompak) terutama dalam bekerja mewujudkan swasembada,” katanya.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi juga mendorong pemenuhan pangan dalam negeri melalui percepatan swasembada. Langkah ini penting dilakukan untuk memperkuat kemandirian bangsa sesuai yang tertuang dalam Asta Cita.

Dengan demikian, Arief mengaku optimis tahun 2025 mendatang Indonesia mampu memenuhi pangan dalam negeri tanpa harus bergantung pada kebijakan impor.

“Tentunya semangat kita adalah swasembada. Jadi Bapak Presiden mengarahkan agar produksi dalam negeri sebanyak-banyaknya. Karena itu, tahun 2025 kita optimis tidak impor. Tidak ada impor beras kecuali beras khusus (seperti beras basmati). Tidak ada impor gula konsumsi, kemudian kita juga tidak impor garam,” katanya.

Menurut Arief, saat ini terdapat sejumlah komoditas yang sudah memadai untuk pemenuhan pangan dalam negeri. Di antaranya adalah daging ayam, bawang merah, telur, dan juga cabai.

“Itu semua sudah sufficient, artinya kita tidak impor. Jadi tidak semua komoditas pangan strategis itu impor,” jelasnya.( Reporter: Achmad Sholeh Alek)




  • Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa

    🕔15:31:39, 19 Mar 2026
  • Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret

    🕔20:33:04, 19 Mar 2026
  • Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret

    🕔22:29:30, 19 Mar 2026
  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026