- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Refleksi Kinerja 1 Tahun Pemerintah Kota Bogor
DPRD Kota Bogor Fokus Laksanakan Tiga Fungsi

Keterangan Gambar : DPRD Kota Bogor menyampaikan capaian kinerja pada acara Refleksi Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor di halaman Mako PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Suryo, Kecamatan Tanah Sareal, Senin (22/12/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR- Memasuki akhir tahun 2025, DPRD Kota Bogor menyampaikan capaian kinerja pada acara Refleksi Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor di halaman Mako PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Suryo, Kecamatan Tanah Sareal, Senin (22/12/2025).
Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil menyampaikan bahwa DPRD Kota Bogor terus berfokus melaksanakan tiga fungsi yang sudah diamanatkan, yakni fungsi legislasi, fungsi penganggaran dan fungsi pengawasan.
Melalui fungsi legislasi, Adit menjabarkan DPRD Kota Bogor telah menerbitkan kurang lebih 14 Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi landasan hukum bagi pelaksanaan pemerintahan Kota Bogor.
Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
Yang terbaru, DPRD Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor meresmikan Perda Pelindungan Guru. Adit menyampaikan, dengan disahkannya aturan ini ia menilai bahwa guru adalah salah satu unsur penting dalam dunia pendidikan. Sebab selain bertujuan memberikan ilmu pengetahuan dalam rangka menciptakan siswa yang memiliki kompetensi dalam bidang ilmu pengetahuan, juga memiliki tanggung jawab dalam pembentukan siswa yang memiliki karakter yang baik.

"Kami DPRD Kota Bogor tentu ingin menciptakan ekosistem yang sehat di dunia pendidikan dengan memberikan perlindungan kepada guru-guru di Kota Bogor," kata Adit.
Lebih lanjut, melalui fungsi penganggaran, DPRD Kota Bogor sepanjang tahun 2025 telah melakukan pembahasan anggaran dengan Pemerintah Kota Bogor guna memastikan penganggaran APBD Kota Bogor tepat sasaran dan tepat guna.
DPRD Kota Bogor juga turut melaksanakan Perpres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi anggaran dengan menghapuskan anggaran perjalanan dinas luar negeri, anggaran kunjungan kerja dan kegiatan seremonial.
Dimana hasil efisiensi tersebut dialokasikan untuk pelaksanaan program yang sejalan dengan pelaksanaan program asta cita dan 17 program unggulan presiden Prabowo.
"Kami ingin anggaran yang sudah ada ini bisa juga dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," jelas Adit.

Terakhir, melalui fungsi pengawasan, DPRD Kota Bogor terus melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Kota Bogor melalui sidak yang dilakukan oleh komisi-komisi. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap kegiatan yang dilakukan oleh SKPD Kota Bogor sesuai koridor.
"Pada intinya kami di legislatif akan mendukung segala program-program pembangunan di Kota Bogor. Dan kami juga tak lupa akan selalu memberi kritik jika dari program-program yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bogor yang tidak pro rakyat maupun tidak sesuai dengan regulasi," tegas Adit.
Dalam acara ini, PWI Kota Bogor turut mengajak seluruh Forkopimda Kota Bogor untuk doa bersama bagi pada korban bencana di Sumatera dan Aceh serta bencana-bencana lainnya di seluruh Indonesia yang dipimpin Ketua MUI Kota Bogor KH Tb Muhidin.
Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi atau kang Aldo yang menyampaikan bahwa kegiatan refleksi akhir tahun ini merupakan kegiatan kedua yang dilakukan oleh PWI Kota Bogor.
Dimana, kata Aldo, refleksi akhir tahun itu sebagai ruang publik untuk diskusi maupun dialog secara langsung dengan Walikota dan Ketua DPRD Kota Bogor. Sehingga, warga Kota Bogor bisa mendengarkan program apa saja yang sudah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor.
"Mungkin diantara kita, terlebih masyarakat umum tentunya masih belum banyak yang tahu tentang apa saja yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Bogor dan jajarannya dan Ketua DPRD Kota Bogor. Makanya, kita gelar kegiatan ini agar masyarakat tahu," kata Aldo.
Bukan cuma itu, di refleksi ini juga menjadi ruang terbuka untuk masyarakat bertanya secara langsung maupun melalui media sosial PWI Kota Bogor kepada walikota dan ketua DPRD Kota Bogor. "Warga Bogor ternyata banyak yang kritis, tadi banyak pertanyaan yang tentunya menjadi evaluasi bagi Pemerintah dan DPRD Kota Bogor," pungkasnya.(**)





.jpg)











