- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
Rangkum Aspirasi Masyarakat Susi Narulita KD Pimpin Paripurna Laporan Reses DPRD Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Foto: Susi Narulita Kusuma Dewi, Wakil Ketua DPRD Blitar pimpin rapat paripurna penyampaian hasil reses
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar, Sebagai upaya menjaring aspirasi masyarakat yang akan dijadikan pedoman menyusun kerangka pembangunan di Kabupaten Blitar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menggelar Rapat Paripurna khusus dengan agenda penyampaian laporan reses, di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, pada Selasa (31/01/23).
Pada acara rapat paripurna siang itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Susi Narulita Kusuma Dewi dari Partai Amanat Nasional (PAN) didampingi Wakil Ketua Mujib SM dari partai Gerindra, selain itu paripurna juga dihadiri Sekretaris DPRD Kabupaten Blitar serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Blitar bertempat di ruang Graha Paripurna.
Usai rapat siang itu Susi Narulita Kusuma Dewi kepada wartawan menyebutkan, kegiatan ini merujuk tata tertib DPRD pasal 97 ayat 5 yang berbunyi anggota DPRD wajib melaporkan hasil pelaksanaan reses kepada pimpinan DPRD.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
"Laporan itu meliputi waktu dan tempat kegiatan, tanggapan atau aspirasi dan pengaduan dari masyarakat, dokumentasi peserta, dan kegiatan pendukung lainnya," ungkapnya.
Susi Narulita lebih lanjut juga menekankan berdasarkan hal tersebut dan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah ) Bamus ) DPRD Kabupaten Blitar, maka DPRD Kabupaten Blitar melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses.
Penyampaian laporan reses ini dibacakan oleh masing-masing juru bicara yang mewakili daerah pemilihan (Dapil), dimulai dari Dapil I, Dapil II, Dapil III, Dapil IV, Dapil V dan terakhir Dapil VI.
Adapun sejumlah persoalan yang disampaikan dalam laporan reses salah satu diantaranya yakni bidang perekenomian, bidang pendidikan dan kesehatan seperti yang disampaikan juru bicara Dapil I, Qonitah S.Ag.
Terkait bidang perekonomian, ia menilai bidang tersebut menuntut masyarakat untuk terus berpacu dalam meningkatkan kesejahteraan dan mempertahankan perekonomian.
"Pemerintah daerah diharapkan melalui perangkat daerah berperan proaktif meningkatkan perekonomian pada masyarakat seperti melaksanakan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan potensi yang ada di wilayah," terangnya.
Terkait bidang kesehatan, lanjutnya, ditentukan upaya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing melalui pembinaan yang lebih intensif dan memberikan stimulan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang peduli dengan bidang kesehatan.
Bidang kesejahteraan sosial, budaya dan pariwisata, pemerintah daerah dapat melakukan pembangunan atau rehabilitasi prasarana tempat-tempat ibadah, seperti Masjid, Pura, Gereja dan lain sebagainya, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman, tenang dan khusuk.
"Juga, dukungan pemerintah dalam bidang sektor wisata dapat dilakukan dengan cara pemberian bimtek pariwisata, bimtek ekonomi kreatif bidang pariwisata dan sebagainya," imbuhnya.
Selanjutnya bidang infrastruktur, Dapil I yang merupakan daerah pemilihan wilayah selatan yang wilayah tersebut sangat membutuhkan prioritas kegiatan pembangunan infrastruktur, yang sebagian wilayah yang sering kali terdampak bencana, seperti banjir, tanah longsor akibat cuaca ekstrem.
"Daerah harus proaktif dan respon cepat dalam menangani permasalahan bencana tidak hanya jangka pendek dalam mengatasi permasalahan, namun berfikir penyelsaian secara jangka panjang," imbuhnya. (za/mp)

.jpg)


.jpg)





.jpg)





