- PKB Harapkan Pembahasan Ranperda Berjalan Konstruktif demi Tata Kelola Keuangan yang Lebih Baik
- Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
- Fraksi PKB Pertanyakan Penyebab Tingginya SiLPA APBD 2025
- Apresiasi Kinerja Pemkab, Fraksi Aspirasi Rakyat Sampaikan Sejumlah Catatan Strategis
- Soroti SiLPA dan Belanja Daerah, Fraksi Aspirasi Rakyat Minta Evaluasi Menyeluruh
- Fraksi Aspirasi Rakyat Apresiasi WTP, Ingatkan Pentingnya Efektivitas APBD
- Bupati Barito Utara Apresiasi Masukan DPRD dalam Pembahasan APBD 2025 dan PPAS 2027
- Bupati Barito Utara Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
PWI Kabupaten Tangerang Abadikan Ananta Wahan Jadi Nama Aula di Lantai 2

Keterangan Gambar : Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng oleh Anggota MPR RI, Ananta Wahana, Rabu Sore (14/08/2024)
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Aula Ananta Wahana di lantai 2 (dua) Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang diresmikan.
Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng oleh Anggota MPR RI, Ananta Wahana, Rabu Sore (14/08/2024)
"Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim Aula Ananta Wahana di gedung Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Tangerang, di Cikokol pada hari ini secara resmi saya nyatakan penggunaannya," ucap, Ananta.
Baca Lainnya :
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Peduli Almamater, IKASMANRA Dorong Mushola SMAN 1 Rajagaluh
- Pintu Tak Terkunci, Pencuri Gondol HP di Majalengka Berakhir Dibekuk
- Komisi IV DPRD Dorong Perda Kepemudaan, KNPI Diminta Bergerak Nyata
- Bupati Eman Resmikan Revitalisasi SMPN 1 Leuwimunding, Ini Harapannya
Peresmian aula ini sekaligus mengakhiri pembangunan gedung yang mulai dibangun sejak Februari 2023. Dan diharapkan dapat mendukung setiap kegiatan jurnalistik serta peningkatan kapasitas wartawan yang bertugas di Kabupaten Tangerang.
Tidak lupa, Ananta mengapresiasi seluruh kinerja pengurus beserta anggota PWI dalam menyebarkan informasi penting yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Kantor ini memang diperuntukkan untuk menunjang kegiatan teman-teman wartawan khususnya anggota PWI Kabupaten Tangerang," ujarnya lagi.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Sri Mulyo mengucapkan rasa syukur atas peresmian aula yang berada di lantai dua pada gedung baru ini.
Tak lupa, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses pembangunan gedung yang terletak di Cikokol, Kota Tangerang.
"Saya selaku Ketua PWI Kab.Tangerang yang mewakili teman-teman wartawan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada bapak/ibu yang telah membantu pembangunan gedung PWI ," kata Sri Mulyo.
Sekilas Sejarah Gedung PWI Kab. Tangerang
Gedung PWI Kabupaten Tangerang yang berada di tengah -tengah di kota Tangerang di awali dengan bertugasnya tiga wartawan senior di daerah petro 'Petro-Dolar Provinsi Banten' pada kurun waktu 1970-an.
Lalu, pada tahun 1976, di Desa Cibodasari, Tangerang, dibangun perumahan Perumnas Karawaci, berkorelasi dengan diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 1976 tentang Pengembangan Wilayah Jakarta - Bogor - Tangerang - Bekasi (Jabotabek).
Beiringan dengan dibangunnya perumahan ini, maka mulailah berdatangan wartawan untuk bertempat tinggal bersama keluarganya di perumahan itu. Mereka adalah sebagian besar wartawan yang memiliki tugas liputan di berbagai bidang liputan di Jakarta.
Lalu, sekitaran 17 wartawan di antaranya yang semula bertugas di DKI Jakarta mengalihkan liputannya ke Tangerang, baik sesuai tugas dari kantornya maupun secara mandiri. Mereka mulai bergabung dengan 3 wartawan terdahulu meliput pemberitaan di Tangerang.
Sehingga pada kurun waktu itu, tahun 1976-1980, jumlah wartawan yang meliput di Tangerang telah mencapai 20-an wartawan. Media-massa para wartawan ini berskala Nasional.
Pada waktu ini, kelompok wartawan Tangerang ini boleh dibilang seperti menjadi bagian dari Humas Pemkab Tangerang yang dipimpin Bupati H Abdul Syukur dan berlanjut dipimpin Bupati H Tadjus Sobirin.
Sehari-hari tugasnya beriringan dengan tugas bagian humas, meskipun tentu saja mereka tak meninggalkan tugas-tugas liputan lazimnya buruan para jurnalis.
Kemudian di tahun 1981, sehubungan kebutuhan untuk berorganisasi profesi yang lebih baik, maka mereka pun bersepakat membentuk PWI Tangerang. Pada saat itu, gagasan mereka mendapat bantuan moral dari jajaran Pengurus PWI Cabang DKI Jakarta, yang memberikan konsultasi teknis pembentukannya.
Maka dibentuklah PWI kab.Tangerang di tahun 1981 dengan nama organisasi PWI Penghubung Tangerang yang menjadi bagian dari PWI Perwakilan Serang sebagai PWI yang berada di wilayah Keresidenan Serang dari Propinsi Jawa Barat.
Ketua PWI Penghubung Tangerang pertama menjabat hasil pemilihan saat pembentukannya adalah Yusmas Naib (Kantor berita Nasional Indonesia biasa disebut KNI) dengan masa Periodesasi pertama 1981-1983 dan berlanjut ke periode kedua 1983-1985.
Pada kepemimpinan Syukry Arief tahun 1996-1998, sesuai dengan aturan PWI pusat, PWI Penghubung Tangerang berubah nama menjadi PWI Koordinator Tangerang.
Seiring dengan terbentuknya Provinsi Banten pada 4 Oktober 2000, hasil pemekaran Provinsi Jawa Barat, PWI Koordinator Tangerang berubah nama menjadi PWI Kabupaten Tangerang dan nama ini bertahan sampai saat ini. ** (Jhn)











.jpg)





