- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
Soroti SiLPA dan Belanja Daerah, Fraksi Aspirasi Rakyat Minta Evaluasi Menyeluruh
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Fraksi Aspirasi Rakyat DPRD Kabupaten Barito Utara menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (14/07/2026).
Fraksi tersebut mengapresiasi realisasi pendapatan daerah yang melampaui target. Namun, pemerintah daerah dinilai masih perlu memperkuat kemandirian fiskal mengingat ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi.
Baca Lainnya :
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Fraksi Aspirasi Rakyat mendorong optimalisasi pengelolaan aset daerah, peningkatan pelayanan perpajakan dan retribusi, serta penciptaan iklim investasi yang sehat dan kondusif.
Selain itu, fraksi juga menyoroti realisasi belanja daerah yang belum mencapai target. Pemerintah daerah diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan, sinkronisasi antarperangkat daerah, hingga pelaksanaan kegiatan agar manfaat program pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih cepat.
Fraksi Aspirasi Rakyat turut meminta penjelasan komprehensif mengenai besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025, baik yang berasal dari efisiensi anggaran, dana yang telah ditentukan penggunaannya, maupun kegiatan yang belum terlaksana.
Menurut Fraksi Aspirasi Rakyat, evaluasi terhadap berbagai aspek tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan APBD pada tahun-tahun mendatang.
(A)



.jpg)




.jpg)







