- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
- Prabowo Teken Buku Dukacita untuk Mendiang Sheikh Hamad, Tegaskan Persahabatan Indonesia-Qatar
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
- DPR RI Apresiasi Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Kementerian UMKM
- Peduli Almamater, IKASMANRA Dorong Mushola SMAN 1 Rajagaluh
- Pintu Tak Terkunci, Pencuri Gondol HP di Majalengka Berakhir Dibekuk
- DPRD Barito Utara Gelar Dua Agenda Paripurna Bahas APBD 2025 dan KUA-PPAS 2027
- Hari Jadi ke 702 PPSBB Gelar Kontes Sapi dan Expo Piala Bupati Blitar 2026 Berhadian Ratusan Juta
- Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM
Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
.jpg)
Keterangan Gambar : Disnaker Kota Depok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital melalui Program Pelatihan Content Creator Tahun 2026. Program ini dirancang untuk mencetak kreator digital yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri kreatif dan pemasaran digital.
Pelatihan yang berlangsung di LPK Digitalindo Solusi Indonesia tersebut membekali peserta dengan berbagai keterampilan, mulai dari riset pasar, branding, hingga teknik produksi konten digital.
Pimpinan LPK Digitalindo Solusi Indonesia, Yunita, mengatakan materi pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan membuat konten, tetapi juga strategi pemasaran digital yang banyak dibutuhkan perusahaan saat ini.
Baca Lainnya :
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Sebanyak 143 Peserta Pelatihan vokasi Disnaker Kabupaten Blitar Program DBHCHT Lulus Memuaskan
- Menambah PAD, Pemkot Blitar Kirim 10 Ton Telur Ke Kota Depok
- Tokoh dan Aktivis Nasional, Bursah Zarnubi Akan Bergabung di (Formula) Forum Ulama dan Aktivis Islam
"Peserta belajar mulai dari riset pasar, branding, editing konten menggunakan CapCut dan Canva, hingga memahami karakteristik berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Shopee," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai Google Adsense, Google Business, teknik tagging, pengelolaan akun seller, hingga program affiliate yang kini menjadi salah satu peluang bisnis digital yang terus berkembang.
Menurut Yunita, materi affiliate di TikTok dan Shopee membuka kesempatan bagi peserta untuk memperoleh penghasilan meskipun belum memiliki produk sendiri.
"Dengan memanfaatkan program affiliate, mereka sudah bisa menghasilkan pendapatan dari konten digital yang dibuat," jelasnya.
Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut diharapkan menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.
Tak hanya memberikan pelatihan, LPK Digitalindo Solusi Indonesia juga berkomitmen mendampingi para lulusan dengan mempertemukan mereka kepada perusahaan yang membutuhkan tenaga content creator serta memantau perkembangan peserta selama satu tahun.
"Kami akan merekomendasikan peserta pelatihan ini kepada perusahaan yang sedang membutuhkan content creator. Seperti peserta pelatihan angkatan tahun 2025, alhamdulillah banyak peserta yang sudah bekerja," kata Yunita.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, menyerap seluruh materi dari para trainer, serta lulus uji kompetensi BNSP agar memiliki daya saing yang lebih tinggi di dunia kerja.
Program ini diharapkan mampu mencetak content creator profesional yang tidak hanya kreatif, tetapi juga siap bekerja maupun membangun usaha secara mandiri di industri digital yang terus berkembang.(AS/MP).

.jpg)














