- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
.jpg)
Keterangan Gambar : Disnaker Kota Depok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital melalui Program Pelatihan Content Creator Tahun 2026. Program ini dirancang untuk mencetak kreator digital yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri kreatif dan pemasaran digital.
Pelatihan yang berlangsung di LPK Digitalindo Solusi Indonesia tersebut membekali peserta dengan berbagai keterampilan, mulai dari riset pasar, branding, hingga teknik produksi konten digital.
Pimpinan LPK Digitalindo Solusi Indonesia, Yunita, mengatakan materi pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan membuat konten, tetapi juga strategi pemasaran digital yang banyak dibutuhkan perusahaan saat ini.
Baca Lainnya :
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Sebanyak 143 Peserta Pelatihan vokasi Disnaker Kabupaten Blitar Program DBHCHT Lulus Memuaskan
- Menambah PAD, Pemkot Blitar Kirim 10 Ton Telur Ke Kota Depok
- Tokoh dan Aktivis Nasional, Bursah Zarnubi Akan Bergabung di (Formula) Forum Ulama dan Aktivis Islam
"Peserta belajar mulai dari riset pasar, branding, editing konten menggunakan CapCut dan Canva, hingga memahami karakteristik berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Shopee," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai Google Adsense, Google Business, teknik tagging, pengelolaan akun seller, hingga program affiliate yang kini menjadi salah satu peluang bisnis digital yang terus berkembang.
Menurut Yunita, materi affiliate di TikTok dan Shopee membuka kesempatan bagi peserta untuk memperoleh penghasilan meskipun belum memiliki produk sendiri.
"Dengan memanfaatkan program affiliate, mereka sudah bisa menghasilkan pendapatan dari konten digital yang dibuat," jelasnya.
Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut diharapkan menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.
Tak hanya memberikan pelatihan, LPK Digitalindo Solusi Indonesia juga berkomitmen mendampingi para lulusan dengan mempertemukan mereka kepada perusahaan yang membutuhkan tenaga content creator serta memantau perkembangan peserta selama satu tahun.
"Kami akan merekomendasikan peserta pelatihan ini kepada perusahaan yang sedang membutuhkan content creator. Seperti peserta pelatihan angkatan tahun 2025, alhamdulillah banyak peserta yang sudah bekerja," kata Yunita.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, menyerap seluruh materi dari para trainer, serta lulus uji kompetensi BNSP agar memiliki daya saing yang lebih tinggi di dunia kerja.
Program ini diharapkan mampu mencetak content creator profesional yang tidak hanya kreatif, tetapi juga siap bekerja maupun membangun usaha secara mandiri di industri digital yang terus berkembang.(AS/MP).


.jpg)













