- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
PLT Walikota Bekasi Terima Kunjungan Kerja Wakil Walikota Samarinda Bahas P3DN

Keterangan Gambar : Aparatur Pemerintah Kota Samarinda mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Bekasi - Aparatur Pemerintah Kota Samarinda mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka kunjungan kerja terkait Penghargaan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN) di ruangan Command Centre Gedung 10 lantai Kantor Wali Kota Bekasi pada Kamis (04/05/2023).
Pimpinan rombongan sekaligus Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso menjelaskan maksud dan tujuan untuk studi banding terkait P3DN yang sudah diraih Kota Bekasi.
" Tujuan kedatangan kami untuk bersilaturahmi sekaligus belajar dari Kota Bekasi terkait P3DN karena mengetahui telah mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden terkait hal tersebut," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Menurutnya, P3DN merupakan wujud kebanggaan terhadap produk sendiri yang dimana bisa digunakan untuk mengangkat produk usaha kecil dan menengah bisa bersaing dengan produk luar.
" P3DN bertujuan untuk menggerakkan ekonomi karena usaha kecil belum tentu memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh sebab itu apa saja langkah yang diambil dari Pemkot Bekasi untuk membantu para pengusaha dan tetap berjalan konsisten dalam memantau pergerakan P3DN untuk penanganan yang berkelanjutan," jelasnya.
Selanjutnya, bergantian memberikan sambutan Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memberikan apresiasi telah ditunjuk Kota Bekasi sebagai rujukan studi banding.

" Merupakan Suatu kebanggaan Bagi kota Bekasi dapat dikunjungi Pemkot Samarinda terkait P3DN salah satu tantangannya adalah terus memotivasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk terus menggunakan produk dalam negeri," katanya.
Menurutnya, selain P3DN harus murni, tidak boleh impor dan sudah termasuk dalam daftar e-Katalog. Untuk pencapaian sendiri, Kota Bekasi baru mencapai 76 persen tahun 2022 lalu.
"Nilai pencapaian tersebut diusahakan mencapai target 90 persen namun mengingat beberapa produk seperti obat-obatan contohnya masih membutuhkan produk luar masih membutuhkan waktu untuk tercapai," ungkapnya.
Beliau lantas menjelaskan langkah yang dilakukan dalam P3DN diantaranya mengawali dengan proses perencanaan dari awal untuk antisipasi agar upaya P3DN bisa berjalan optimal.

"Langkah yang diambil adalah membuat tim yang membuat akselerasi dan upaya sehingga bisa berjalan , dilanjutkan dengan berjalan secara berjenjang dan dievaluasi setiap Minggu, sebenarnya untuk Regulasi P3DN sendiri sudah ada dari pusat, selanjutnya tinggal upaya dari Pemkot untuk pengoptimalan seperti dibuatnya SOP P3DN di masing-masing kota," tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Kota Samarinda. ** (Saipul Maulana)

















