- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Pj.Gubernur DKI Pastikan Penertiban PKL Kota Tua dilakukan Konsisten

Keterangan Gambar : Pj.Gubernur DKI Heru Budi
Megapolitanpos.com, Jakarta: Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan Kota Tua dilakukan secara konsisten. Upaya ini dilakukan agar PKL tak berjualan di jalur pedestrian pengunjung Kota Tua.
"Sudah ditertibkan oleh Pak Walkot dan (dilakukan) konsisten," kata Heru Budi usai meninjau Tanggul Pantai Kalibaru di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (20/1/2023).
Heru berharap para PKL berdagang di lokasi yang telah disediakan. Sementara, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menjamin jalur pedestrian di Kawasan Kota Tua bersih dari PKL.
Baca Lainnya :
Hal ini merespons video viral yang memperlihatkan PKL menjamur di kawasan tersebut. "Mulai dari Senin kemarin sampe sekali suda tidak ada, saya berada di situ, bekerja di situ mulai Senin saya bekerja di Kota Tua," kata Yani kepada wartawan, pada Kamis (19/1/2023).
Yani bahkan terus memantau kondisi Kota Tua dari waktu per waktu. Hasilnya, tak ada lagi PKL bandel yang menjamur di kawasan itu.
Ia bahkan rutin melaporkan kondisi tersebut kepada Pemprov DKI Jakarta. Adapun lokasi yang dipantaunya dari Jalan pintu Besar Utara, Jalan Kunir, Jalan Kemukus, Jalan Lada, hingga kawasan zona merah berdagang.(ASl/Red/Mp)




.jpg)






.jpg)





