- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
Pidato Presiden Disikapi Anggota Komisi VII
Politisasi agama dan Waspada Buzzer

Keterangan Gambar : Anggota Komisi VII DPR RI Bukhori Yusuf
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Bukhori Yusuf menyikapi pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta jangan sampai terjadi politisasi agama dalam kancah pelaksanaan pemilu, Rabu (17/08/22).Sidang tahunan rapat paripurna DPR RI.
Menurut Bukhori Yusuf, politik berbasis agama adalah ajaran ajaran yang memberikan moralitas cara berpikir secara baik. "Berkeadilan, berkemajuan, berperadaban dan berperikemanusiaan,"tuturnya di sampaikan di laman medsos DPR RI.
Masih katanya, selama ini praktek berpolitisasi agama terutama dalam konteks khususnya saat kampanye inikan tidak dilakukan oleh partai politik. "Tetapi para buzzer itulah yang tidak mendapatkan cukup tentang pengetahuan berperiperadaban,"pungkasnya.(wahyu)

.jpg)

.jpg)













