Petani Muda Jadi Motor Inovasi, Kementan Dorong Magang Pertanian ke Taiwan

By Achmad Sholeh(Alek) 10 Sep 2025, 22:12:45 WIB Nasional
Petani Muda Jadi Motor Inovasi, Kementan Dorong Magang Pertanian ke Taiwan

Keterangan Gambar : Poto: dok Puslatan


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Kementerian Pertanian (Kementan) terus memprioritaskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian melalui berbagai program pelatihan, penyuluhan, pendidikan, hingga magang ke luar negeri. Upaya ini bertujuan mencetak SDM yang kompeten, modern, dan berdaya saing global.


Salah satu program strategis adalah Magang Taiwan Batch 7 yang akan dilaksanakan pada November 2025. Sebanyak 65 peserta terpilih siap diberangkatkan ke Taiwan untuk menjalani program magang selama satu tahun, dengan peluang perpanjangan kontrak. Proses seleksi dilakukan ketat melalui tahap administrasi, pembekalan bahasa dan budaya, hingga penguatan fisik, mental, dan disiplin peserta.

Baca Lainnya :


Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Tedy Dirhamsyah, menegaskan pentingnya program ini dalam proses regenerasi petani. “Petani muda memiliki posisi strategis. Ilmu dan teknologi yang didapat selama magang harus bisa ditularkan setelah kembali ke tanah air. Harapannya, peserta dapat meningkatkan skala usaha pertanian serta berkontribusi bagi kemajuan ekonomi daerah masing-masing,” ungkapnya.


Program ini merupakan hasil kolaborasi Kementan dengan Taiwan Economic Trade Office (TETO). Fokus utamanya adalah membentuk SDM unggul melalui penguasaan keterampilan teknis, etika kerja, serta adaptasi budaya. Lebih dari itu, magang juga menjadi solusi mengurangi pengangguran, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan generasi muda.


Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa SDM merupakan motor penggerak utama pembangunan pertanian. “Melalui program magang, terutama bagi generasi muda, kita bekali keterampilan praktis dan wawasan agar mereka bisa menjadi penggerak pertanian modern yang inovatif dan berdaya saing,” ujarnya.


Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya integritas peserta. “Kegiatan magang bukan sekadar menambah keterampilan, tetapi juga membangun karakter dan komitmen. Peserta harus memahami kontrak dengan cermat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari,” jelasnya.


Program magang ini juga telah melahirkan kisah sukses, salah satunya petani muda asal Tasikmalaya yang mampu mengembangkan usaha tani lebih maju setelah pulang dari Taiwan. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa investasi pada SDM pertanian adalah langkah tepat menuju pertanian Indonesia yang maju, mandir

i, dan modern.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026
  • Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

    🕔03:39:35, 11 Mar 2026
  • Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

    🕔09:49:10, 11 Mar 2026
  • DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan

    🕔13:35:15, 09 Mar 2026