- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Penyelenggaraan Pemilu 2024, Dewan Pers Berharap Jurnalis Jalankan profesinya Secara Kredibel

Keterangan Gambar : itanpos.com, Jakarta- Ketua Dewan Pers, DR Ninik Rahayu
Megapolitanpos.com, Jakarta- Ketua Dewan Pers, DR Ninik Rahayu mengaku memiliki kepercayaan yang luar biasa untuk mewujudkan kemerdekaan pers dalam konteks penyelenggaraan pemilu 2024. Ninik berharap peran media untuk terbiasa bekerja secara profesional dengan berpedoman pada kode etik jurnalistik.
" Dalam konteks penyelenggaraan pemilu tentu mengupayakan semaksimal mungkin agar media terbiasa bekerja secara profesional dengan berpedoman pada kode etik jurnalistik dan jangan lupa berpedoman juga pada pemberitaan yang berspektif pada keberagaman," kata Ninik dalam acara Dialoq Publik" Menampik Berita Bohong, Ujaran Kebencian, Politik Identitas, polarisasi politik dan Sara pada pemilu 2024" di Jakarta, Kamis(26/01/2023).
Teman teman jurnalis, kata Ninik dapat juga menjalankan profesinya secara kredibel, karena bagaimana pun media maenstrem masih digunakan sebagai rujukan oleh publik.
Baca Lainnya :
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Dewan Pers Berikan Mandat RRI Gelar UKW Siber, Perkuat Profesionalisme Pers Digital
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
"Dalam konteks Pemilu ini kami minta media memberikan informasi publik secara utuh dengan informasi yang berimbang tidak mengadopsi informasi,tidak mall, tidak mis informasi," katanya.
Ninik berharap peran jurnalis dalam menjaga netralitas tidak mengikuti flatpon tidak berafiliasi pada partai tertentu.
"Media harus menjaga netralitas, tidak berafiliasi pada partai tertentu, Agama tertentu, suku tertentu, dan kepentingan politik tertentu,"imbuhnya.
Karena kata Ninik apapun yang disampaikan media dapat memberikan makna yang luar biasa kepada publik sehingga bisa digunakan membangun citra bahkan sering kali dijadikan legitimasi .
Selanjutnya Ninik mengajak lembaga penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, KPI bersama lembaga pengawas lainnya untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan aman.(ASl/Red/MP).


.jpg)
.jpg)







1.jpg)





