- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
Pengelolaan Keuangan Pemkot Tangerang diapresiasi Pemprov Banten

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, didaulat sebagai keynote speaker dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, didaulat sebagai keynote speaker dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten triwulan II Tahun Anggaran 2023.
Dalam rapat yang turut dihadiri sejumlah perwakilan dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten tersebut, Arief, berbagi pengalaman dan cerita tentang pengelolaan APBD Pemkot Tangerang.
"Pengalaman terparah ketika masa Covid-19, pertumbuhan ekonomi terpuruk hingga mencapai -6,92%, namun di tahun 2022 bisa kembali rebound hingga mencapai angka 5,98%," beber wali kota dalam Rakor yang berlangsung di Hotel Novotel, Kota Tangerang. Selasa, (05/09/2023).
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
Dalam pengelolaan keuangan, lanjut Arief, Pemerintah Kota Tangerang mengambil sejumlah langkah inovatif untuk memaksimalkan anggaran yang ada demi memenuhi kebutuhan layanan masyarakat.
"Tantangan di era otonomi daerah, pemerintah daerah harus bertindak sekreatif mungkin, namun tidak membebani masyarakat," terangnya dalam acara yang juga dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Virgojanti.
Lebih lanjut, wali kota, juga mengungkapkan semangat kolaborasi menjadi kunci tata kelola pemerintahan di Kota Tangerang dengan pemanfaatan teknologi.
"Kami belajar dari daerah lain soal pemanfaatan aplikasi, dan kami membuka pintu kalau teman-teman mau memanfaatkan aplikasi yang ada di Kota Tangerang," ajak Arief.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Virgojanti, menerangkan, dirinya mengaku selalu menjadikan Kota Tangerang sebagai kiblat pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Banten, sejak dirinya menjabat sebagai pejabat di Pemkab Lebak hingga saat ini.
"Semangat kolaborasi antar wilayah harus terus terjalin untuk menjadikan Banten lebih baik lagi," imbuh Virgoyanti.
Sebagai informasi, dalam hal pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kota Tangerang telah mendapat berbagai apresiasi dari berbagai pihak, diantaranya 16 kali berturut turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Pemerintah Kota Berkinerja Terbaik Penerapan Standar Pelayanan Minimal Tahun 2021, dan peringkat 2 Koordinasi dan Sinergi Layanan Kepada Masyarakat dari KPKNL Tahun 2023. ** (Jhn)














