Pengakuan Pengelola Salah Satu SPBE Pasokan Gas Ke Muara Teweh Normal

By Redaksi 02 Jan 2025, 08:44:55 WIB Kalimantan
Pengakuan Pengelola Salah Satu SPBE Pasokan Gas Ke Muara Teweh Normal

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Dengan beredarnya  celotehan  masyarakat baik itu di Fb, Instagram maupun grup Whatshap, tentang melambungnya harga gas dari biasanya dan kesulitan untuk mendapatkan gas melon  3 kg yang sudah hampir satu minggu ini saat jelang Natal 2024 dan tahun baru 2025, maka Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara, Dewi Handayani bersama tim Satgasp ada Rabu (01/01/2025) turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan serta meminta Konfirmasi ke beberapa pangkalan agen yang ada di Muara Teweh.

Tim bergerak ke beberapa tempat namun dikarenakan saat hari libur besar, maka kebanyakan Agen maupun penyuplai banyak yang tutup.

Di hari pertama tersebut (01/01/2025) tim hanya
berhasil meminta konfirmasi kepada salah satu Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk wilayah Barito Utara (Barut) dan Murung Raya (Mura) yang berada di desa Hajak  Kecamatan Teweh Baru.

Baca Lainnya :

Dari hasil penjelasan  pihak SPBE desa Hajak, bahwa Stok untuk agen di Barito Utara normal saja, bahkan dilebihkan pada saat ada perayaan seperti saat ini.

“Stok full terus, penyaluran aman, tidak ada kendala penyaluran maupun gantung,” jelas pihak SPBE

Dalam satu hari  ada 14 (LO) Loading Order untuk Muara Teweh dan Puruk Cahu.

" Apabila hari ini masuk, maka kewajiban pihaknya esok hari  Liquid Petroleum Gass (LPG )sudah harus habis disalurkan semuanya tanpa sisa," jelasnya.
Apalagi menjelang hari besar yang biasa hanya 2 truck malah bisa ditambah menjadi 5 truck.

Jadi  pihak SPBE Hajak  merasa bingung dengan penomena LPG seperti itu karena untuk stok normal dan disaat ada hari besar seperti jelang Nataru ini stok malah dilebihkan.

Dan dari pertemuan dengan pihak SPBE ini  terungkap, bahwa Gas LPG untuk Barito Utara bukan dipasok dari Ampah sebagaimana isu yang tidak jelas darimana datangnya. Yang jelas SPBE masih di Barito Utara.

Ditempat yang sama saat tim melakukan peninjauan, Kadisdagrin Barito Utara, Dewi Handayani memaparkan kewenangan Disdagrin hanya sebatas melakukan Sosialisasi, pembinaan serta Koordinasi, bukan pada menindak pelaku pelanggar aturan penjualan gas LPG.

"Ranah penindakan penjual yang nakal bukan ranah kami melainkan aparat penegak hukum, yang kami herankan pasokan LPG normal dan malahan lebih tetapi kenapa malah terjadi kelangkaan dan meskipun ada dengan harga yang sangat mahal," ucap Dewi Handayani menjelaskan.

Disebabkan banyaknya pangkalan yang masih tutup karena saat liburan tahun baru, maka Untuk mendapat kan informasi dan mengungkap lebih jauh lagi kegiatan dilanjutkan besok hari nya lagi Kamis (02/01/2025)
(A)




  • DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Dua Raperda untuk Perkuat Payung Hukum Masyarakat Adat

    🕔19:16:11, 08 Jun 2026
  • Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan

    🕔20:19:32, 08 Jun 2026
  • Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi

    🕔21:25:26, 08 Jun 2026
  • Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031

    🕔21:36:07, 08 Jun 2026
  • Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat

    🕔22:30:31, 08 Jun 2026