- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Stok Gas 3 Kg di Kabupaten Tangerang Cukup

Keterangan Gambar : Gas 3 kg di Kabupaten Tangerang cukup
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Terkait ada kabar yang menyatakan gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan di Kabupaten Tangerang dibantah oleh penfusaha pangkalan dan Hiswana Migas Tangerang Raya.
Sri Bintari pelaku usaha Pangkalan di Kecamatan Tigaraksa mengatakan Kamis (27/7/23), gas ditempatnya tidak mengalami kelangkaan, suplai gas melon 3kg cukup.
"Memang saya dikiriminya 1 minggu sekali, tapi selama ini cukup kok, dan tidak langka seperti yang di isukan," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Samanhudi Anwar Tegaskan Tata Kelola KONI yang Sudah Baik Dipertahankan
- Perkuat Sinergi, Polsek Pinang Serap dan Edukasi Narkoba Hingga Tawuran
- Sachrudin Jamin Kualitas Pendidikan Merata, Ini Daftar Sekolah Swasta Gratis
- Dugaan Persekusi, Keluarga Baharudin Ahmad Minta Hukum Ditegakkan
Sementara H Hendro Kabud gas 3 kg Hiswana Migas Tangerang Raya mengatakan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya berdasarkan investigasi dan cek d lapangan dr Satgas Hiswana Migas Tangerang Raya ke beberapa agen dan pangkalan yang mana daerah tersebut, diberitakan oleh salah satu media nasional mengalami kelangkaan gas elpiji 3kg adalah tdk benar.
"Kami Hiswsna Migas selalu memantau kondisi di lapangan setiap daerah se-Tanherang Raya. Kami bisa pantau melalui data yang ada, semua daerah sudah ada maping pangkalan dan kouta elpijinya," jelasnya.
Masih kata Hendro jadi karena ini barang subsidi Pemerintah, distribusinya pun harus jelas.
"Maka kami menghimbau kepada pihak-pihak terkait agar bertanya tentang stock elpiji 3kg, kepada agen atau pangkalan yang resmi, agar tidak terjadi mis komunikasi," tururnya.Jhn

















