- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
Penemuan Mayat Bersimbah Darah di Jalan Kawasan Cingluh Hebohkan Warga Setempat

Keterangan Gambar : Penemuan sesosok mayat dalam keadaan terlentang bersimbah darah hebohkan warga kawasan Cingluh
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Penemuan sesosok mayat dalam keadaan terlentang bersimbah darah hebohkan warga kawasan Cingluh, Desa Sukasari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kamis, (9/11/2023) pagi.
Babinsa Desa Sukasari, Koramil 11/Pasar Kemis, Kodim 0510/Trs, Sertu Paidi saat dihubungi via WhatsApp mengatakan, mayat ditemukan warga pagi hari dalam keadaan terlentang, memakai kaos biru muda dan memakai celana pendek jenis jean warna biru tua.
"Lagi ditangani Poksek Pasar Kemis Mas, korban tidak ada identitasnya," kata Sertu Paidi.
Baca Lainnya :
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
Nampak dari foto-foto yang dikirim ke redaksi sekilasbanten.com, TKP saat ini sedang disterilkan petugas dengan memasang polis line.
"Saat ini sedang ditangani Polsek Pasar Kemis, kami dari TNI membantu pengamanan agar warga tidak melewati polis line dan mendekati korban, karena sedang dilakukan identifikasi petugas," pungkasnya.
Sementara Kapolsek Pasar Kemis AKP Ucu Nuryadi, SH., saat dihubungi via WhatsApp terkait kejadian tersebut menjelaskan, bahwa pihaknya masih berupaya mengungkap identitas korban dan pelaku.
"Identitas dan penyebab kematian korban belum mas, kita upayakan ungkap identitas korban dulu, lanjut identitas pelaku dan modus operandi," terang AKP Ucu.
Ia menambahkan, pihak Polsek Pasar Kemis juga sedang menunggu tim inafis dan hasil autopsi. "Nanti kita tunggu hasilnya ya mas," tutupnya. ** (Jhn)

















