- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Pasar Gotong Royong Perum Bumi Indah Tergenang Air

Keterangan Gambar : Pasar Gotong Royong Perum Bumi Indah yang tergenang air, saat hujan deras Senin (26/9/22)
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Hujan deras yang mengguyur Pasar Kemis dan sekitarnya sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (26/9/2022). Menyebabkan terjadinya genangan di pasar Gotong Royong Perum Bumi Indah tahap V Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.
Hujan deras berlangsung kurang lebih 2 jam, disertai dengan kilat dan halilintar, dan menyebabkan beberapa Perumahan listrik padam, seperti yang terjadi di Perum Villa Tangerang Elok.
Rio warga Villa Tangerang Elok mengatakan setiap hujan turun, selalu listrik padam di perumahan Tangerang Elok.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Setiap kali hujan deras turun pasti di Elok sini lampu padam," ujar Rio.
Sementara di pasar Gotong royong menurut pantauan terjadi genangan air semata kaki orang dewasa.
Suma salah seorang yang sedang berada di kantor sekertariat Forwat, tidak jauh dari pasar gotong royong menuturkan air menggenangi pasar gotong royong, surutnya juga lama.
"Kayaknya sih ini dari drainase yang buruk menyebabkan genangan air lama surutnya, mungkin ini masih tanggung jawab pengembang Perumahan untuk memperbaiki drainase," ujarnya.
Suma berharap pihak terkait bisa segera meninjau dan melihat kira kira penyebabnya apa, ya g menyebabkan air menggenangi pasar gotong royong cukup lama.
"Saya beharap nanti tidak terjadi lagi genangan air di sekitar pasar gotong royong," ujar pria lajang berkaca mata ini.Jhn

















