Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Pansus DPRD Bersama Greenfields Bahas CSR dan Dampak Lingkungan

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Panitia Khusus (Pansus) Greenfields DPRD Kabupaten Blitar, kembali menggelar rapat kerja yang melibatkan kepala desa dan perwakilan masyarakat terdampak pencemaran limbah dari peternakan farm PT Greenfields Indonesia, rapat kerja pada Selasa (22/02/22), dipimpin Endar Suparno selaku ketua Pansus Greenfields.Rapat kali ini juga menghadirkan Camat Wlingi, Kapolsek dan Danramil. Muharram Sulistiono, anggota pansus usai rapat kepada wartawan mengemukakan, hendaknya investor bisa memberikan manfaat kepada disekitarnya, jangan justru memberi masalah dengan adanya limbah. “Yang seharusnya Greenfields memberikan kontribusi kepada masyarakat yang terdampak limbah itu,” ungkapnya Mengapa Legislatif sampai membentuk pansus, sambung Sulistiyono, itu karena desakan masyarakat seperti warga Tegalsari, Balerejo, Ngadirenggo. Namun, semuanya sudah disampaikan oleh perwakilan kepala desa, tidak ada warga masyarakat yang ikut action dengan permasalah Greenfields. “Tujuan kami membentuk pansus Greenfields ini untuk kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai ada investor masuk membawa permasalahan baru di masyarakat, tapi memberikan manfaat kepada warga sekitar. Contohnya, di desa Balerejo setiap bulan warga menerima CSR,” imbuhnya. Dilain pihak Rizki Renandya Kepala Desa Ngadirenggo menyampaikan, hampir satu tahun ini pihaknya berkerja sama dengan CSR, dan kegiatan sosial lainnya. Kerjasama itu berbentuk Susu Greenfield untuk siswa SD dan PMT untuk stanting mendapat 30-35 paket setiap bulannya. Sedanghkan, tahun ini hanya 2-3 bulan sekali, dan membantu perbaikan infrastruktur. “Namun, kami sepakat untuk tidak melupakan persoalan tentang pencemaran limbah ini yang mengalir di sungai genjong,” tukasnya. (za/mp)


.jpg)














