- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal
One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal

Keterangan Gambar : sapari fesa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Potensi Kabupaten Blitar terus dipacu agar dapat menembus pasar global, upaya dan kebijakan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah untuk mengangkat semua potensi tersebut salah satunya adalah melalui program One Vilage One Product (OVOP). Kabupaten Blitar yang secara demografis mempunyai dua wilayah karena aliran sungai Brantas, yakni Blitar Utara dan Blitar Selatan. Keduanya mempunyai karakteristik tanah yang berbeda. Blitar Utara tanahnya lebih subur karena ada Gunung Kelud. Sedangkan Blitar Selatan kondisi tanahnya tandus karena berbatuan bukit Kapur.
Tekat dan kerja keras Bupati Hj.Rini Syarifah mempersempit jurang kesenjangan ekonomi adalah dengan jalan menggandeng perbankan dan stake holder, dengan inovasi OVOP, Pemkab Blitar terus mendukung potensi yang ada di masing - masing desa melalui guna meningkatkan perekonomian di Desa.
Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Asisten, Kepala OPD, Kepala Perbankan dan Ketua Dekranasda terus melakukan safari desa, seperti yang dilakukan di Desa Pikatan dan Desa Wonodadi, Rabu (7/9/2022).
Baca Lainnya :
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
Saat berada di Desa Pikatan Bupati melihat langsung produk UMKM seperti makanan olahan kripik, tanaman hias, susu kambing etawa, senapan angin, produksi pertanian dari Bumdes. Semua masih perlu hadirnya Pemerintah Kabupaten Blitar

"Kami akan terus memotifasi ke setiap desa dengan Kepala OPD untuk memberi solusi bagi pelaku UMKM, kami ingin tahu lansung apa kendala dilapangan, termasuk masalah pemasaran produk UMKM terkait dengan produknya,"ujar Bupati Rini Syarifah.
Usai melihat potensi di Desa Pikatan sambang desa selanjutnya, Bupati yang akrab disapa dengan sebutan Mak Rini melakukan kunjungi ke Desa Wonodadi, disini orang nomor satu di Pemkab Blitar ini melihat kerajinan tempurung kelapa yang berhasil menembus pasar expor.
"Saya minta kerjinan tempurung kelapa ini menambahkan motif cakrapala. Sehingga motif cakrapalah dapat dikenal oleh masyakarat secara luas dan manca negara,"tuturnya.

Selain kerajinan tersebut desa Wonodadi juga terdapat produk UMKM makanan olahan kripik, minuman toga, snack dan kerajinan kayu serta peternak kambing etawa, yang juga sempat ditinjau oleh Bupati wanita pertama di Kabupatem Blitar.
Diberitakan sebelumnya untuk pemasaran produk UMKM, Pemerintah Kabupaten Blitar juga telah melakuan MoU dengan gerai pasar modern yakni Alfamart dan Indomart yang dilounching baru-baru ini. (za/mp)

















