- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
Nama Mantan Bupati Blitar Santer Disebut Jadi Calon Ketua DPC PDI Perjuangan

Keterangan Gambar : Nama Mantan Bupati Blitar Santer Disebut Jadi Calon Ketua DPC PDI Perjuangan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Gonjang ganjing perebutan jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar santer rumor diluaran DPP PDI Perjuangan telah memilih jago siapa yang pantas duduk sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar. Nama Drs. Rijanto M.M, tiba tiba muncul diluar dari tiga nama kandidat hasil seleksi yang di usulkan melalui DPD Jawa Timur ke DPP PDI P.
Ketiga calon yang sebelumnya di jagokan ada Sugeng Suroso, Suwito Saren Satoto, dan Supriadi, ketiganya dianggap kader PDI P Kabupaten Blitar yang digadang gadang . Nama Supriadi atau yang akrab disapa dengan sebutan Mas Kuat ini, ketika dilakukan jajak pendapat diketahui bahwa nama Supriadi mendapat dukungan suara PAC terbanyak dengan 17 suara dukungan PAC.
Terkait kabar santernya nama Drs. Rijanto mantan Bupati Blitar dua periode ini, Supriadi saat dihubungi wartawan melalui sambungan phonselnya Jum'at petang (12/08/22) pukul 18.29 WIB, pihaknya dalam wawancara khususnya ketika ditanya kebenaran rumor tentang penunjukan mantan Bupati Blitar Rijanto didaulat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan dan dirinya yang bakal menempati jabatan sebagai Sekertaris, pihaknya mengaku akan tetap tunduk dengan aturan partai.
Baca Lainnya :
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
"Itu kan masih kabarnya, namun kepastianya masih menunggu Surat Keputusan dari DPP ke DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kita tetap tegak lurus dengan pimpinan partai,"ucapnya.
Selanjutnya Supriadi juga menjelaskan tentang sosok nama Drs. Rijanto, dianggap sebagai sosok senior dan banyak pengalaman."Saya rasa beliau adalah tokoh yang nantinya sebagai tokoh yang bisa mempersatukan seluruh kader PDI P di Kabupaten Blitar, apa yang menjadi keputusan Partai saya secara pribadi. bersama kader lainya akan siap mendukung semua program kebijakan partai,"tandasnya.
Ketika disinggung soal dirinya yang digadang gadang sebagai Sekertaris DPC PDI P kabupaten Blitar, Supriadi menekankan kalau semua dikehendaki oleh pimpinan partai semua yang dibawah hanya siap menjalankan perintah dan menyongsong Pemilu serentak 2024.
"Saya berpesan mari semua kader PDI P Kabupaten Blitar mulai dari struktural sampai ditingkat bawah mari kita rapatkan barisan untuk meraih kemenangan merebut kembali kursi Bupati dan Wakil Bupati di Pemilu 2024 mendatang, kami sebagai kader siap menunggu dan mengemban perintah," imbuhnya.
Sementara itu Ketua DPD PDI P Jawa Timur Kusnadi S.H M.hum dihubungi melalui phonsel pribadinya ditanya terkait dua nama yang bakal menduduki kursi Ketua dan Sekertaris DPC PDI P Kabupaten Blitar, pihaknya menyebut kalau masalah ini DPD belum tahu ." Terkait kabar itu saya di DPD belum mendengar mas, akan tetapi apa yang jadi keputusan DPP siapapun itu orang yang dipilih partai kami yang dibawah tetap taat dan siap mengamankan perintah dari DPP mas, kalau rumornya seperti itu ya itu sekali lagi adalah kewenangan DPP, PDI P, saya malah baru dengar ini dari wartawan,". ujar Kusnadi.
Dilain sisi mantan Bupati Blitar dua periode yang punya hubungan harmonis dengan pengurus DPP PDI P termasuk kedekatan emosional dengan Ketum Megawati Soekaeno Putri didatangi wartawan di kediamannya jalan Guno Leksono Gedog Sananwetan, tetntang kabar tersebut, Rijanto hanya bisa berucap." Bila itu benar pilihan Amiiin Ya Rabbal Alamin, Saya tidak ikut penjaringan seleksi mas, dan ini sangat tiba tiba sekali. Kita lihat saja nanti SK dari DPP benar menunjuk saya atau ada nama Riyanto yang lain. Kalau iya saya juga akan siap mengemban amanah sebaik mungkin, " tukasnya. (za/mp)
















