- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
- BRI Life Borong Penghargaan Nasional dan Internasional , Perkuat Posisi di Industri Asuransi Jiwa
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
.jpg)
Keterangan Gambar : Poto istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Cirebon – Petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengeluhkan turunnya harga garam krosok saat musim panen raya. Harga garam yang sebelumnya berada di kisaran Rp1.500 per kilogram kini merosot menjadi sekitar Rp1.200 per kilogram.
Penurunan harga tersebut dinilai berdampak langsung terhadap pendapatan petambak garam, terutama ketika produksi meningkat tajam selama musim kemarau. Melimpahnya pasokan garam di tingkat petani disebut menjadi salah satu penyebab utama anjloknya harga jual.
Salah seorang petani garam, Warno, mengatakan harga garam sempat bertahan di kisaran Rp1.500 per kilogram pada awal Juni 2026 karena belum banyak petani yang mulai memanen. Namun, seiring panen raya berlangsung, harga terus mengalami penurunan.
Baca Lainnya :
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- BRI Life Borong Penghargaan Nasional dan Internasional , Perkuat Posisi di Industri Asuransi Jiwa
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
"Sekarang harganya Rp1.200 per kilogram, dulu sempat Rp1.500. Sekarang banyak yang sudah mulai panen, jadinya harga turun," ujar Warno, dikutip Jumat (31/7/2026).
Dalam satu kali pengerokan yang dilakukan setiap dua hari, satu petak tambak garam mampu menghasilkan sekitar empat hingga lima karung garam. Sementara itu, total produksi dalam satu musim panen dapat mencapai 80 hingga 90 ton, tergantung kondisi cuaca.
Para petani berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga garam. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penetapan harga eceran tertinggi (HET) agar harga garam tidak terus merosot ketika produksi sedang melimpah.
Selain itu, pemerintah juga diharapkan memperkuat penyerapan garam lokal melalui berbagai skema pembelian hasil panen. Langkah tersebut dinilai penting agar produksi garam tidak menumpuk di tingkat petani dan kesejahteraan petambak tetap terjaga.
Petani menilai keberpihakan pemerintah terhadap komoditas garam lokal menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan usaha tambak garam di wilayah pesisir Cirebon.(AS/MP).




.jpg)










