- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
Nama Bank Jakarta Jadi Merek Dagang Baru Bank DKI, Berikut Filosofinya

Keterangan Gambar : Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Hari Ulang Tahun ke-498 Jakarta menjadi momentum peluncuran logo baru dan penggunaan nama “Bank Jakarta” sebagai call name atau merek dagang baru dari PT Bank DKI. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meresmikan call name dan logo baru Bank DKI di Taman Literasi Christina Martha Tiahahu, Jakarta, pada Sabtu (22/6).
Perubahan call name ini merupakan bagian dari persiapan implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Pemilihan nama baru merupakan aspirasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku Pemegang Saham Pengendali, guna mempertahankan identitas Jakarta pada bank milik daerah tersebut.
Nama “Jakarta” dipilih karena dinilai sederhana, universal, mudah dipahami, serta mampu memosisikan Jakarta setara dengan kota-kota finansial dunia. Hal ini tercermin pada identitas visual yang tetap mempertahankan ikon Monumen Nasional, digambarkan dengan tiga garis diagonal tanpa lingkaran pembatas.
Baca Lainnya :
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Bank Jakarta Raih Corporate Secretary Champion 2026
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
“Logo baru menyerupai api Monas yang menjulang bebas ke langit, melambangkan aspirasi Jakarta yang tak terbatas ruang dan waktu menuju panggung global,” ujar Pramono.
Dari sisi warna, dilakukan perubahan dari merah menjadi merah jingga. Menurut Pramono, pemilihan warna ini lebih merepresentasikan identitas Jakarta dan budaya Betawi. Warna merah jingga diharapkan mencerminkan energi kreatif dan optimisme Jakarta, sementara warna hitam memberikan kesan fondasi yang kokoh dan kepercayaan institusional.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa peluncuran identitas baru Bank DKI bertepatan dengan HUT ke-498 Kota Jakarta, bertujuan menyampaikan pesan kuat bahwa transformasi Bank DKI adalah bagian dari transformasi besar Jakarta menuju kota global yang inklusif, modern, dan berdaya saing tinggi.
“Kami memilih hari ini, 22 Juni 2025, agar semangat perubahan Bank DKI berkorelasi langsung dengan semangat perubahan Jakarta itu sendiri,” ujar Agus.
Agus juga menambahkan bahwa pemilihan Taman Literasi Blok M sebagai lokasi peluncuran bukanlah kebetulan. Menurutnya, taman ini selain sebagai ruang terbuka hijau, juga menjadi simbol pengetahuan, pembelajaran, dan kebangkitan kreativitas masyarakat kota.
“Di tempat ini, kami ingin menyampaikan bahwa perubahan kami bukan hanya kosmetik, tapi substantif, mendalam, dan berakar pada misi sosial serta tanggung jawab publik,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa penggunaan call name dan logo baru “Bank Jakarta” akan diterapkan secara bertahap. Selama masa transisi, identitas lama masih akan digunakan secara bersamaan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan perubahan identitas Bank DKI, dan memastikan seluruh informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal resmi bank dan Call Center 1500 351.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)








