- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Merajut Keberagaman, Memperkuat Persatuan.
Kita Bukan Berbeda Tapi Beragam !!

Keterangan Gambar : Ulung Rusman, Alumni LEMHANNAS RI 2011, Inisiator Komunitas Masyarakat Indonesia Tionghoa (KOMIT), Koordinator Perhimpunan Aktivis 98
Bangsa Indonesia terbentuk dari
beragam suku bangsa, agama, dan bahasa yang tersebar di seluruh wilayah
nusantara. Keberagaman di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri
keberadaannya. Ia merupakan satu kekuatan yang dilahirkan
melalui jalinan sejarah yang panjang. Keberagaman yang dirajut
inilah kemudian mampu mendorong komitmen untuk bersatu menjadi negara maju.
Indonesia maju.
Keberagaman merupakan sebuah identitas
bangsa yang harus dimiliki oleh setiap orang maupun organisasi. Adanya isu
perpecahan atau konflik yang berhubungan dengan keberagaman merupakan rendahnya
kesadaran masyarakat tentang menghargai berbagai perbedaan yang terdapat di
sekitar kita. Suku bangsa dan
agama yang beraneka ragam merupakan kekayaan bagi Indonesia. Perbedaan suku dan
agama perlu dikelola dengan baik agar mampu memajukan peradaban dunia. Salah
satunya dengan dialog dan musyawarah antarsuku dan agama.
Dialog
dan musyawarah merupakan hal penting yang harus
dilakukan oleh individu dalam membicarakan tentang keberagaman. Menciptakan
komunikasi terbuka dalam keberagaman berarti melakukan pembicaraan dan
perkataan baik secara lisan maupun tulisan tentang keberagaman terhadap
individu atau kelompok tertentu secara jujur dan tidak tertutup. Terciptanya
komunikasi yang terbuka sehingga membuat berbagai perbedaan yang ada di sekitar
semakin di hargai dan di hormati.
Baca Lainnya :
- Berbagi di Ramadan, PRI Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa serta Bagikan 20 Ribu Paket Bantuan
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- The Hole Masuk Seleksi Resmi IFFR 2026, Siap Tayang di Bioskop Indonesia Tahun Ini
- Direktur SLI: Beri Kami Kesempatan Berusaha
Hal itu diperlukan dorongan dan
dukungan dari sesama individu tersebut untuk merajut keberagaman. Merajut keberagaman
merupakan bagian dari Bhinneka Tunggal Ika sebuah falsafah hidup bangsa
Indonesia yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
Merajut keberagaman bisa dimulai dari
mengenali diri sendiri dengan nilai keberagaman, kenali nilai-nilai perbedaaan
yang terdapat di dalam diri kita terhadap lingkungan sekitar baik lingkungan
keluarga, sekolah, kantor, dan masyarakat sehingga bisa menerima berbagai
perbedaan yang ada di sekitarnya. Berbagai macam etnis, budaya, suku, gen,
agama merupakan keberagaman yang patut kita syukuri dengan berasaskan Pancasila
untuk memperkuat Indonesia. Dengan mengenali diri dengan keberagaman, membangun
toleransi antar individu merupakan cara untuk merangkul keberagaman dari
berbagai situasi. Bersikap toleransi juga akan menciptakan keberagaman yang
harmonis dan siap untuk menerima perbedaan yang terdapat ditengah-tengah lingkungan
sekitar atau masyarakat.
Dalam merajut keberagaman tentu arah tujuannya adalah terciptanya
persatuan, Persatuan dan kesatuan adalah konsep
yang mengacu pada ikatan batin dan semangat kebersamaan antara individu atau
kelompok dalam suatu masyarakat, bangsa, atau negara. Konsep ini menekankan
pentingnya kolaborasi, kerja sama, dan solidaritas antar warga negara, terlepas
dari perbedaan suku, agama, budaya, ras, dan latar belakang sosial-ekonomi.
Persatuan merujuk pada kesepakatan untuk bersatu dan
bekerja bersama dalam mencapai tujuan yang sama. Hal ini mencakup pengorbanan
diri demi kepentingan bersama, mengutamakan kepentingan kolektif daripada
kepentingan pribadi, serta menghormati dan mengakui hak-hak dan martabat semua
warga negara.
Kesatuan, di sisi lain, menunjukkan integrasi dan
keselarasan di antara berbagai elemen masyarakat atau negara. Ini menggambarkan
hubungan harmonis dan kohesif antara berbagai kelompok, yang menciptakan
kekuatan yang besar dan kemampuan untuk mengatasi tantangan bersama.
Persatuan
dan kesatuan sangat penting untuk membangun masyarakat yang harmonis, beradab,
dan maju, untuk itu perlu kita perkuat. Memperkuat persatuan dalam keberagaman
yang telah dirajut akan menjadi kekuatan kita sebagai bangsa Indonesia, dan
akan membuat negara kita dipandang oleh masyarakat internasional sebagai sebuah
negara yang memiliki peradaban maju.
Persatuan dan kesatuan akan memperkuat posisi
Indonesia dalam menjalin kerja sama internasional dan merespons tantangan
bersama dengan negara lain saat menghadapi tantangan global seperti perubahan
iklim, krisis ekonomi, atau pandemic, sehingga pembangunan sosial dan ekonomi dapat
berjalan lebih efektif ketika semua orang berada dalam harmoni. Dengan dukungan
bersama dari seluruh masyarakat, penanganan kemiskinan, kesehatan, pendidikan,
dan kesenjangan sosial akan lebih berhasil, keberhasilan ini merupakan
keberhasilan pembangunan nasional Indonesia.
Terwujudnya Persatuan dan
kesatuan juga akan mengurangi kemungkinan konflik politik dan sosial. Stabilitas
politik, yang memungkinkan pertumbuhan dan kemajuan ekonomi, dihasilkan dari
kebersamaan nasional dan global. Stabilitas
politik dan sosial ini akan menjadi kekuatan nasional yang memperkuat ketahanan
nasional negara. Kekuatan nasional ini akan bergantung pada solidaritas dalam
menghadapi ancaman dalam dan luar negeri. Negara-negara yang bersatu memiliki
kapasitas yang lebih besar untuk menangani masalah keamanan dan pertahanan.
Dengan
demikian persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia memiliki makna yang penting dalam
masyarakat beragam seperti Indonesia untuk menciptakan keharmonisan dan
menghargai perbedaan. Apalagi bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang memiliki
jiwa nasionalisme yang tinggi, Hal ini menumbuhkan rasa cinta tanah air,
kebanggaan, dan keinginan untuk membantu kemajuan negara. semangat nasionalisme
inilah yang dapat mendorong persatuan dan kesatuan di seluruh masyarakat, yang
mendorong pembangunan dan kemajuan bangsa.
Mari terus kita lakukan merajut keberagaman
tersebut untuk memperkuat persatuan, karena kita bukan berbeda tapi beragam.

















