- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Menteri UMKM Luncurkan Program Lokamodal Sebagai Solusi Pembiayaan Alternatif

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar, Sulawesi Selatan - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meluncurkan program Lokamodal yang akan menjadi solusi pembiayaan alternatif selain Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"UMKM kini memiliki banyak pilihan untuk mengakses modal, tidak hanya bergantung pada KUR," ujar Menteri Maman usai meluncurkan program sekaligus kick off roadshow Lokamodal di Makassar, Kamis (28/8).
Melalui LokaModal, Menteri Maman melanjutkan, pengusaha UMKM dapat menjangkau berbagai sumber pembiayaan inovatif seperti mengoptimalkan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebagai agunan, Purchasing Order Financing atau menggunakan surat perjanjian kerja sama sebagai penjamin, Intelectual Property Financing atau pemanfaatan kekayaan intelektual sebagai agunan, dan Social Funding atau bantuan usaha modal produktif bagi pengusaha yang terdampak bencana.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
"Dengan begitu, kami berharap masalah permodalan yang selama ini menghambat pertumbuhan UMKM bisa kita atasi bersama," ujarnya.
Menteri Maman menambahkan, hal ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk berkolaborasi lintas sektor demi mengikis ego sektoral.
Ia juga mengingatkan bahwa Lokamodal tidak hanya tentang permodalan belaka.
"Di Lokamodal juga ada edukasi literasi keuangan, konsultasi bisnis, dan jejaring dengan mitra strategis," katanya.
Menteri Maman menekankan ada tiga hal penting yang harus menjadi perhatian semua pihak yaitu UMKM harus kuat di pasar dalam negeri, UMKM harus berani menembus pasar ekspor, dan UMKM harus hadir dalam program strategis nasional.
"Saat ini kontribusi UMKM baru sekitar 15% terhadap ekspor nasional. Padahal kita punya potensi luar biasa seperti kopi, rempah, hasil laut, fesyen, makanan olahan, sampai produk kreatif digital. Pemerintah akan terus membantu lewat kurasi produk, sertifikasi, pembiayaan ekspor, serta membuka akses ke berbagai pasar dunia," ujarnya.
Seusai membuka acara Lokamodal, Menteri Maman meresmikan revitalisasi Pusat Layananan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan.
Menurutnya penyelenggaraan Lokamodal di halaman PLUT dimaksudkan agar Pemerintah lebih dekat dengan para pengusaha UMKM, dan mudah diakses masyarakat.
"PLUT adalah rumah besar pengusaha UMKM. Di sini tersedia layanan terpadu mulai dari akses pembiayaan, pelatihan manajemen, pendampingan legalitas, hingga strategi pemasaran. Dengan diresmikannya PLUT hari ini, kita ingin memastikan setiap UMKM mendapat tempat bernaung, pendampingan yang nyata, dan jalan menuju naik kelas," ujarnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














