- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
Menteri UMKM Luncurkan Program Lokamodal Sebagai Solusi Pembiayaan Alternatif

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar, Sulawesi Selatan - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meluncurkan program Lokamodal yang akan menjadi solusi pembiayaan alternatif selain Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"UMKM kini memiliki banyak pilihan untuk mengakses modal, tidak hanya bergantung pada KUR," ujar Menteri Maman usai meluncurkan program sekaligus kick off roadshow Lokamodal di Makassar, Kamis (28/8).
Melalui LokaModal, Menteri Maman melanjutkan, pengusaha UMKM dapat menjangkau berbagai sumber pembiayaan inovatif seperti mengoptimalkan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebagai agunan, Purchasing Order Financing atau menggunakan surat perjanjian kerja sama sebagai penjamin, Intelectual Property Financing atau pemanfaatan kekayaan intelektual sebagai agunan, dan Social Funding atau bantuan usaha modal produktif bagi pengusaha yang terdampak bencana.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
"Dengan begitu, kami berharap masalah permodalan yang selama ini menghambat pertumbuhan UMKM bisa kita atasi bersama," ujarnya.
Menteri Maman menambahkan, hal ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk berkolaborasi lintas sektor demi mengikis ego sektoral.
Ia juga mengingatkan bahwa Lokamodal tidak hanya tentang permodalan belaka.
"Di Lokamodal juga ada edukasi literasi keuangan, konsultasi bisnis, dan jejaring dengan mitra strategis," katanya.
Menteri Maman menekankan ada tiga hal penting yang harus menjadi perhatian semua pihak yaitu UMKM harus kuat di pasar dalam negeri, UMKM harus berani menembus pasar ekspor, dan UMKM harus hadir dalam program strategis nasional.
"Saat ini kontribusi UMKM baru sekitar 15% terhadap ekspor nasional. Padahal kita punya potensi luar biasa seperti kopi, rempah, hasil laut, fesyen, makanan olahan, sampai produk kreatif digital. Pemerintah akan terus membantu lewat kurasi produk, sertifikasi, pembiayaan ekspor, serta membuka akses ke berbagai pasar dunia," ujarnya.
Seusai membuka acara Lokamodal, Menteri Maman meresmikan revitalisasi Pusat Layananan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan.
Menurutnya penyelenggaraan Lokamodal di halaman PLUT dimaksudkan agar Pemerintah lebih dekat dengan para pengusaha UMKM, dan mudah diakses masyarakat.
"PLUT adalah rumah besar pengusaha UMKM. Di sini tersedia layanan terpadu mulai dari akses pembiayaan, pelatihan manajemen, pendampingan legalitas, hingga strategi pemasaran. Dengan diresmikannya PLUT hari ini, kita ingin memastikan setiap UMKM mendapat tempat bernaung, pendampingan yang nyata, dan jalan menuju naik kelas," ujarnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




.jpg)





