- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
Menteri Maman Sebut: Kunci Daya Saing UMKM adalah Kualitas

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang Selatan, Banten — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa tantangan utama UMKM Indonesia ke depan bukan lagi soal jumlah, melainkan kualitas UMKM.
“Kita membutuhkan UMKM yang mampu naik kelas, inovatif, dan punya daya saing untuk menembus pasar regional maupun global,” ujar Menteri Maman dalam sambutannya pada acara Pertamina SMEXPO 2025 di Tangerang Selatan, Selasa (25/11).
Menteri Maman mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan produk UMKM dalam kehidupan sehari-hari. Bangga menggunakan produk UMKM, menurutnya, bukan lagi sekadar pilihan, tetapi tanggung jawab untuk memperkuat fondasi ekonomi bangsa.
Baca Lainnya :
- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
“Jika kita ingin UMKM naik kelas, kita harus memberi mereka kesempatan tumbuh di rumah kita, di kantor kita, dan di tengah pasar kita,” katanya.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi UMKM, yakni keterbatasan akses pembiayaan, akses pasar dan kemitraan, serta kesiapan dalam memanfaatkan teknologi informasi.
“Perubahan teknologi, perilaku konsumen, dan dinamika pasar harus dijawab dengan kreativitas. Jangan berhenti belajar, jangan berhenti meningkatkan kualitas, dan jangan ragu memperluas pasar,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Maman mengapresiasi penyelenggaraan SMEXPO sebagai salah satu bentuk nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) korporasi yang berkomitmen memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
“Melalui SMEXPO, Pertamina telah membina puluhan ribu UMKM dalam penguatan kapasitas, pemasaran, dan perluasan akses pasar untuk mengangkat karya anak bangsa agar mampu bersaing secara nasional maupun global,” ujarnya.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah memperluas jaringan bisnis sekaligus membuka peluang ekspor dengan mempertemukan UMKM dan buyer global.
“Semoga SMEXPO membuka pintu baru bagi UMKM Indonesia. Keberanian Bapak Ibu pelaku usaha hari ini akan menjadi langkah kecil menuju mimpi besar yang menunggu untuk diwujudkan,” ucapnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)


1.jpg)

.jpg)








